Redaksi : Senin, 13 Juli 2026 11:32

TAKALAR, BUKAMATANEWSPemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmennya memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan pada peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. Momentum ini sekaligus menjadi ajang untuk mendorong lahirnya koperasi yang modern, profesional, dan mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi nasional.

Peringatan Hari Koperasi yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" digelar melalui upacara di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Senin (13/7/2026). Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Takalar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus dan pengawas koperasi, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dalam kesempatan itu, Hengky Yasin membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, yang menegaskan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi global, koperasi dituntut semakin adaptif dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan.

"Di tengah berbagai tantangan, koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mewujudkan pertumbuhan yang inklusif serta berkeadilan," ujar Hengky saat membacakan amanat Menteri Koperasi.

Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa gagasan Bung Hatta mengenai koperasi sebagai badan usaha yang berlandaskan semangat gotong royong dan asas kekeluargaan tetap relevan hingga saat ini.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat sektor koperasi melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya dengan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Disebutkan, lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk di seluruh Indonesia dan 1.061 koperasi di antaranya mulai beroperasi.

Program tersebut diharapkan mampu memangkas rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, memperkuat pemasaran produk lokal, sekaligus menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat desa dan kelurahan.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengapresiasi tumbuhnya koperasi yang digagas generasi muda di berbagai sektor, mulai dari ekonomi kreatif, gim, perfilman, komunitas kreatif, pertanian modern, hingga perusahaan rintisan (startup).

Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk terus memberikan pendampingan agar semakin banyak koperasi yang dikelola secara profesional, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Berikan Penghargaan kepada Koperasi Berprestasi

Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati Takalar mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang sehat, transparan, inovatif, dan akuntabel.

Menurutnya, keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kepercayaan anggota, partisipasi aktif, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi gerakan koperasi, Pemerintah Kabupaten Takalar menyerahkan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Takalar bersama Wakil Bupati, unsur Forkopimda, dan Sekretaris Daerah kepada koperasi yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik, di antaranya Koperasi Unit Desa (KUD) Bulukunyi sebagai KUD Paling Aktif Beroperasi, serta Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani sebagai salah satu koperasi dengan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan rapat anggota tahunan.

Melalui peringatan Hari Koperasi ke-79 ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap koperasi terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, memperkuat kesejahteraan anggota, sekaligus menjadi fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.