LUWU UTARA, BUKAMATANEWS – Sebanyak 1.476 ibu hamil di Kabupaten Luwu Utara mengikuti gerakan minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak, Kamis (9/7/2026). Aksi ini menjadi bagian dari pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yang melibatkan 54.000 ibu hamil di seluruh Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang dilaksanakan secara hybrid dan terhubung melalui Zoom Meeting.
Di Luwu Utara, para peserta berasal dari 12 kecamatan dan mengikuti gerakan serentak dengan pendampingan suami siaga sebagai bentuk dukungan keluarga terhadap kesehatan ibu dan janin.
Pelaksanaan di tingkat kabupaten dipusatkan di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara. Kegiatan dihadiri unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu Era Baru, Pengurus TP PKK Kabupaten Luwu Utara Pokja IV, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Luwu Utara.
Sementara itu, di tingkat kecamatan, kegiatan berlangsung di posyandu masing-masing dengan melibatkan pemerintah desa, pengurus IBI tingkat kecamatan, tenaga kesehatan, serta kader PKK desa sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Gerakan minum MMS merupakan salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan asupan mikronutrien bagi ibu hamil. Suplemen ini berperan dalam membantu mencegah anemia selama kehamilan, mendukung pertumbuhan janin secara optimal, serta menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan prevalensi stunting.
Partisipasi aktif Luwu Utara dalam pemecahan Rekor MURI ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah bersama TP PKK, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat layanan Posyandu Era Baru sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap upaya pemenuhan gizi ibu hamil semakin optimal sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting sebagai fondasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
BERITA TERKAIT
-
Pengurus KTNA Luwu Utara Dilantik, Bupati Andi Rahim Tantang Petani Terus Berinovasi
-
Kopi Seko hingga Tenun Rongkong Dibawa ke Sulsel Expo 2026, Luwu Utara Bidik Pasar Lebih Luas
-
Luwu Utara Matangkan Pendataan Tanah Reforma Agraria di Uraso, Ini Fokusnya
-
Bupati Luwu Utara Lantik Muchammad Ichsan Lussa sebagai Direktur Perumda Tirta Bukae Periode 2026–2031
-
Pemkab Luwu Utara Evaluasi Pelaksanaan RKPD Triwulan III Tahun 2026