Redaksi : Kamis, 02 Juli 2026 16:55

BARRU, BUKAMATANEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru terus memperkuat kualitas data pemilih sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang kredibel. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (2/7/2026).

Pleno tersebut dipimpin Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Barru serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk sinergi dalam memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sejumlah instansi yang hadir antara lain perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barru, Polres Barru yang diwakili Kabag SDM, Kodim 1405/Mallusetasi yang diwakili Danramil Barru, Kementerian Agama Kabupaten Barru melalui Kasubag Tata Usaha, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Barru melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barru melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Barru.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan sebagai bagian dari komitmen KPU dalam menjaga kualitas daftar pemilih. Melalui mekanisme pemutakhiran berkelanjutan, berbagai perubahan data kependudukan, seperti pemilih baru, pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili, hingga perubahan status lainnya, dapat terus diperbarui sehingga daftar pemilih tetap relevan dengan kondisi terkini.

Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Kabupaten Barru, Arham, menjelaskan bahwa pleno tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan validitas data pemilih sebelum digunakan pada penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan mendatang.

"Kegiatan Pleno PDPB hari ini bertujuan untuk memastikan bahwa data pemilih selalu akurat dan mutakhir, sehingga dapat mendukung pelaksanaan pemilu yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Dengan demikian, KPU Kabupaten Barru dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam proses demokrasi," ujar Arham.

Menurutnya, keterlibatan berbagai instansi dalam proses pemutakhiran data menjadi faktor penting untuk menyinkronkan informasi dari masing-masing lembaga. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kesalahan data sekaligus meningkatkan kualitas daftar pemilih secara berkelanjutan.

KPU Kabupaten Barru menegaskan bahwa akurasi data pemilih merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Karena itu, pemutakhiran data tidak hanya dilakukan menjelang tahapan pemilu, tetapi terus dilaksanakan secara berkala sepanjang tahun.

Melalui pelaksanaan PDPB Triwulan II Tahun 2026, KPU Barru berharap kualitas daftar pemilih semakin baik sehingga hak konstitusional setiap warga negara dapat terjamin, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Barru.