Redaksi : Rabu, 01 Juli 2026 14:02

TAKALAR, BUKAMATANEWS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Takalar tidak sekadar menjadi ajang seremonial. Di momen spesial ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar memberikan "kado istimewa" berupa hibah empat bidang tanah kepada Polres Takalar. Langkah strategis ini diambil sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan perlindungan dan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.

Penyerahan akta hibah tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, dan diterima dengan hangat oleh Kapolres Takalar, AKBP Supriadi, usai pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara di halaman Mapolres Takalar, Rabu (1/7/2026).

Keempat lahan strategis tersebut dialokasikan untuk memperluas jangkauan keamanan di wilayah yang terus berkembang, dengan rincian peruntukan:

Polsek Laikang

Polsek Polombangkeng Timur

Polsek Galesong Selatan

Pangkalan Satuan Polisi Air (Satpolair) khusus untuk penguatan pengamanan kawasan pesisir Takalar.

Sinergi untuk Kenyamanan Warga

Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa hibah aset ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab agar pelayanan Polri semakin responsif.

"Polri terus berkembang mengikuti dinamika dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Kehadiran kantor kepolisian yang lebih dekat dengan permukiman warga otomatis akan mempercepat respons pelayanan dan berdampak positif pada peningkatan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Bupati Firdaus.

Ia menambahkan, urusan pembangunan fisik ke depannya—baik berupa kantor, asrama, maupun fasilitas penunjang—sepenuhnya menjadi kewenangan Polri. "Tugas kami di pemerintah daerah adalah menyiapkan aset tanahnya. Jika kamtibmas terjaga dengan baik, masyarakat akan lebih nyaman beraktivitas, dan roda pembangunan daerah bisa berjalan lebih maksimal," jelasnya.

Gayung bersambut, Kapolres Takalar AKBP Supriadi menyampaikan apresiasi tertingginya atas dukungan progresif dari Pemkab Takalar. Ia langsung memaparkan peta jalan dari pemanfaatan lahan hibah tersebut.

Menurut AKBP Supriadi, ketiga wilayah baru tersebut (Galesong Selatan, Polombangkeng Timur, dan Laikang) kini telah berstatus kecamatan, sehingga sangat ideal untuk memiliki Polsek masing-masing.

"Prosesnya akan kami lakukan secara bertahap. Langkah pertama, kami akan segera mengurus sertifikat hak milik atas nama Polri. Dokumen tersebut kemudian diajukan ke Polda Sulawesi Selatan untuk diteruskan ke Asrena Mabes Polri sebagai dasar pengusulan pembangunan," papar AKBP Supriadi.

Polres Takalar menargetkan, apabila proses sertifikasi tuntas pada tahun 2026 ini, pembangunan tahap awal berupa Polisi Sub-Sektor (Polsubsektor) sudah dapat mulai direalisasikan pada tahun 2027.

Menutup momen bersejarah HUT Bhayangkara ke-80 ini, Kapolres tak lupa menitipkan pesan kepada seluruh warga Takalar.

"Keamanan yang kuat tidak mungkin terwujud tanpa partisipasi aktif dari masyarakat. Kami berharap situasi kamtibmas yang sudah terjaga kondusif ini bisa terus kita pertahankan bersama, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Takalar," pungkasnya.