MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Peta kekuatan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) IX mendadak berbalik 180 derajat. Hanya dalam hitungan hari, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sukses mengobrak-abrik klaim dominasi dukungan milik Munafri ‘Appi’ Arifuddin.
Pemicu utamanya? Sebuah "kartu sakti" berupa surat diskresi dari Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.
Drama politik ini bermula pada Rabu (24/6/2026) malam di Jakarta. Bahlil Lahadalia secara resmi menyerahkan surat diskresi kepada IAS di kantor DPP Golkar, disaksikan oleh jajaran elite partai seperti Waketum Wihaji, Bendum Sari Yuliati, dan Sekjen Sarmuji.
"Saya serahkan rekomendasi diskresi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco (IAS) untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Kembalikan marwah dan kebesaran Partai Golkar... Dengan target Kak Aco, naik kursi Kak Aco," tegas Bahlil malam itu.
Mengantongi mandat besar untuk mengembalikan kejayaan beringin di Sulsel, Wali Kota Makassar periode 2004-2014 yang akrab disapa "Aco" ini langsung bergerak cepat. Begitu tiba di Makassar pada Jumat (26/6/2026) malam, IAS langsung menemui Appi di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.
Meski tensi persaingan memanas, IAS memilih pendekatan kultural khas Sulsel dengan mengedepankan sipakatau (saling menghormati). Selama 30 menit, keduanya terlibat obrolan santai demi menjaga stabilitas internal.
"Saya datang sebagai bentuk penghormatan sesama kader dan menyampaikan ajakan untuk sama-sama memajukan Golkar ke depan," ujar IAS diplomatis.
Efek Domino: Belasan DPD II Berpaling dalam Semalam
Puncak manuver IAS terjadi pada Minggu (28/6/2026) siang di markas pemenangannya, Jalan Batu Putih, Makassar. Menjalankan perintah konsolidasi dari Bahlil, IAS mengumpulkan para pimpinan DPD II dan ormas Golkar.
Hasilnya mengejutkan. Klaim kubu Appi yang sebelumnya mengunci dukungan 21 dari 24 DPD II langsung rontok. Sebanyak 11 DPD II yang awalnya berada di barisan Appi, membelot dalam sekejap dan menyerahkan surat rekomendasi dukungan ke IAS.
Ditambah dengan 3 DPD II yang sebelumnya abstain (Barru, Bone, Parepare) serta 1 daerah lainnya, IAS kini resmi mengantongi 15 dukungan pemilik suara sah.
"Alhamdulillah hari ini yang datang lebih dari separuh... Totalnya yang menyampaikan (dukungan) itu ada 15 pemilik suara, yang sudah menyampaikan sikap dan memberikan rekomendasi dukungan," ungkap IAS.
Dengan modal 15 rekomendasi di tangan dan rencana kehadiran langsung Bahlil Lahadalia pada Musda nanti, IAS kini memegang kendali atas ritme permainan. Jalur menuju kursi Ketua Golkar Sulsel yang tadinya mulus bagi Appi, kini berubah menjadi medan tempur yang sengit dan penuh kejutan.
BERITA TERKAIT
-
TP PKK Makassar Perkuat Peran Kader dalam Pencegahan TB dan HIV/AIDS
-
Harganas 2026, Wali Kota Makassar Dorong Penguatan Tiga Pilar Keluarga Wujudkan SDM Unggul
-
Viral Dugaan Pungli Calon Kepsek: Wali Kota Munafri Arifuddin Pastikan Copot Oknum yang Terbukti Main Mata
-
Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75
-
Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat dan Meriahkan Car Free Day HUT Bhayangkara ke-80 di Makassar