BANTAENG, BUKAMATANEWS - Peluang masyarakat Kabupaten Bantaeng bekerja di Jepang terbuka lebar. Hal tersebut diketahui saat Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, dan Lembaga Pelatihan Kerja Indonesia Nippon Anugerah (LPK INA), melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Pengesahan nota kesepahaman tersebut disaksikan langsung Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Senin, 29 Juni 2026.
Bupati Bantaeng Uji Nurdin mengaku bangga atas terwujudnya kerja sama yang telah lama dicanangkan tersebut.
"Alhamdulilah pelajar atau pekerja kita kini bisa magang dan bekerja di Jepang. Ini adalah salah satu kebanggaan kita untuk masyarakat Bantaeng," kata Uji Nurdin.
Sementara Direktur AK - Manufaktur Bantaeng, Arminas mengatakan, peluang magang dan bekerja di Jepang akan diprioritaskan untuk mahasiswa tingkat akhir dan para alumni.
"Sebelum diberangkatkan, para mahasiswa atau alumni diberikan pelatihan selama tiga bulan. Kalau sudah siap, kita akan berangkatkan ke Jepang untuk magang atau bekerja di Jepang," katanya.
Direktur LPK Indonesia Nippon Anugrah, Rico Valentino memberikan apresiasiasi kepada seluruh pihak yang antusias menyambut kerja sama ini.
"Jadi harapan kami kita bisa bekerja sama dalam jangka yang panjang, berkelanjutan, dan mudah-mudahan adik - adik bisa sukses bekerja dan mencari pengalaman di Jepang," pungkasnya. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gempa 7,7 Magnitudo NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Uji Nurdin Langsung Cek Wilayah Pesisir
-
Bupati Bantaeng Pimpin Apel Hari Pramuka ke-65, Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berkarakter
-
Bupati Bantaeng Resmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, Buka Akses Aman bagi Warga Karatuang
-
Wabup Bantaeng Buka Milad ke-65 IPM, Dorong Pelajar Jadi Generasi Berdampak di Era Digital
-
Perkuat Jaminan Kesehatan, Pemkab Bantaeng dan BPJS Kesehatan Tingkatkan Koordinasi