MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Bursa calon Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Makassar mulai memanas. Salah satu nama yang mencuat dan mendapat perhatian besar dari komunitas bulutangkis adalah Prof. Amir Ilyas, yang secara terbuka menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi pemilihan Ketua PBSI Makassar.
Kesiapan tersebut disampaikan Prof. Amir Ilyas di hadapan komunitas bulutangkis Makassar. Tak sekadar menyatakan niat, ia mengaku telah mengantongi dukungan awal dari sejumlah klub bulutangkis yang tersebar di Kota Makassar.
"Alhamdulillah, saat ini sudah ada sekitar 10 klub yang menyatakan dukungannya. Tim juga sudah mulai bergerak untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai pihak," ujar Prof. Amir Ilyas saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Munculnya nama Prof. Amir Ilyas disambut positif oleh sejumlah pegiat Bulutangkis di Makassar. Salah satunya datang dari Kusnadi, yang akrab disapa Tetta, Ketua Komunitas Klub-Klub Bulutangkis Amatir Makassar.
Menurut Tetta, Prof. Amir Ilyas merupakan figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan yang luas untuk membawa PBSI Makassar menjadi lebih maju dan kompetitif.
"Saya sangat mendukung pencalonan Prof. Amir Ilyas. Beliau memiliki kapasitas yang mumpuni dan namanya sudah sangat dikenal di kalangan pecinta bulutangkis di Makassar. Saya yakin beliau mampu membawa semangat baru bagi pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis di kota ini," ungkap Tetta.
Dukungan yang mulai mengalir ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan menuju kursi Ketua PBSI Makassar akan berlangsung dinamis. Kehadiran Prof. Amir Ilyas dinilai dapat menjadi magnet tersendiri bagi para klub yang menginginkan organisasi bulutangkis lebih aktif dalam pembinaan atlet, peningkatan kompetisi, hingga pengembangan ekosistem bulutangkis di Kota Daeng.
Dengan bekal dukungan awal dari 10 klub serta tim pemenangan yang mulai bergerak, langkah Prof. Amir Ilyas menuju kursi Ketua PBSI Makassar kini semakin menarik untuk diikuti. Publik bulutangkis Makassar pun menantikan bagaimana visi dan program yang akan ditawarkan untuk membawa prestasi bulutangkis kota ini ke level yang lebih tinggi. (*)
BERITA TERKAIT
-
Fadia - Trias Ditarik, Indonesia Siapkan Duet Ana - Tiwi Hadapi Korsel di Semifinal Piala Uber 2026
-
Indonesia Tersingkir di Fase Grup Thomas Cup 2026, Catatkan Sejarah Terburuk
-
Indonesia Target Juara Umum di Ajang Para Badminton International 2025
-
Pakar Hukum Unhas Prof Amir Ilyas Tekankan Pentingnya Reformasi di Institusi Polri
-
Selain Diskualifikasi, Wali Kota Palopo Terpilih Trisal Tahir Terancam Hukuman Pidana Jika Terbukti Gunakan Ijazah Palsu