LUWU UTARA, BUKAMATANEWS – Kabupaten Luwu Utara terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar penopang ketahanan pangan. Komitmen ini dibuktikan lewat realisasi program cetak sawah baru tahap III yang menargetkan pembukaan lahan produktif hingga mencapai 1.660 hektare.
Ekspansi lahan pertanian yang menyasar 14 desa di 7 kecamatan ini dirancang untuk mendongkrak volume produksi gabah daerah secara signifikan. Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi tantangan pangan global sekaligus memastikan pasokan pangan lokal tetap aman dan berdaulat.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyatakan bahwa sektor pertanian adalah urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, investasi pada pembukaan lahan baru menjadi hal yang mutlak demi masa depan ekonomi warga.
Menurut Andi Rahim, dampak domino dari swasembada ini tidak hanya berputar pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada stabilitas ekonomi perdesaan melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi petani lokal dari hulu ke hilir.
Melalui transformasi 1.660 hektare lahan baru ini, Luwu Utara bersiap melahirkan kawasan agraris modern yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus benteng ketahanan pangan yang solid.
BERITA TERKAIT
-
Kerajinan Khas Rongkong Jadi Andalan, Dekranasda Luwu Utara Promosikan Produk UMKM di HUT Dekranas ke-46
-
Perjuangkan Nasib Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Luwu Utara Temui Sekjen Kemensos RI di Jakarta
-
Menuju Kemandirian Energi, Bupati Luwu Utara Kawal Transformasi Sawit Jadi B50 di Sawit Expo 2026
-
Nahkodai PMI Luwu Utara, Andi Rahim Komit Perkuat Layanan Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana
-
Tangis Andi Rahim Pecah di Takziah Mantan Bupati Arifin Junaidi: Beliau Betul-betul Orangtua Bagi Saya