LUWU UTARA, BUKAMATANEWS – Kabupaten Luwu Utara terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar penopang ketahanan pangan. Komitmen ini dibuktikan lewat realisasi program cetak sawah baru tahap III yang menargetkan pembukaan lahan produktif hingga mencapai 1.660 hektare.
Ekspansi lahan pertanian yang menyasar 14 desa di 7 kecamatan ini dirancang untuk mendongkrak volume produksi gabah daerah secara signifikan. Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi tantangan pangan global sekaligus memastikan pasokan pangan lokal tetap aman dan berdaulat.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyatakan bahwa sektor pertanian adalah urat nadi pembangunan daerah. Oleh karena itu, investasi pada pembukaan lahan baru menjadi hal yang mutlak demi masa depan ekonomi warga.
Menurut Andi Rahim, dampak domino dari swasembada ini tidak hanya berputar pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada stabilitas ekonomi perdesaan melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi petani lokal dari hulu ke hilir.
Melalui transformasi 1.660 hektare lahan baru ini, Luwu Utara bersiap melahirkan kawasan agraris modern yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus benteng ketahanan pangan yang solid.
BERITA TERKAIT
-
Semarak HUT ke-81 RI: Menyusuri Jalur Baru 16 Km Rongkong yang Membelah Persawahan Asri
-
Menjalin koordinasi di Tanah Rampi: Kala Tradisi Bertemu Harapan Masa Depan
-
Bupati Luwu Utara Hadiri Muscab PAN, Tekankan Politik Tak Boleh Hambat Pembangunan
-
Bupati Luwu Utara Sambut Hangat Taruna Akademi Polisi yang Akan Bertugas di Sekolah Rakyat
-
Putra Luwu Utara Ciptakan Mobil Listrik Karya Anak Bangsa, Bupati Dorong Produksi Dilakukan di Daerah