Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 08 Mei 2026 20:10

Seorang bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Arsyad meninggal dunia usai tenggelam saat banjir melanda kawasan permukiman warga, Jumat, 8 Mei 2026.
Seorang bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Arsyad meninggal dunia usai tenggelam saat banjir melanda kawasan permukiman warga, Jumat, 8 Mei 2026.

Bocah Lima Tahun Meninggal Dunia Saat Banjir Landa Pemukiman Warga di Kelurahan Panyula Bone

Pihak BPBD dan tim SAR gabungan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak dan lansia saat bencana banjir terjadi.

BONE, BUKAMATANEWS - Duka menyelimuti warga Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulsel, setelah seorang bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Arsyad meninggal dunia usai tenggelam saat banjir melanda kawasan permukiman warga, Jumat, 8 Mei 2026.

Peristiwa tragis itu terjadi di tengah proses evakuasi warga terdampak banjir yang dilakukan oleh masyarakat bersama tim SAR gabungan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, kronologis kejadian bermula saat ayah korban sedang membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. Di tengah situasi panik dan kondisi air yang terus meningkat, korban diduga mengikuti ayahnya dari belakang tanpa pengawasan.

Korban kemudian diduga terpeleset dan tenggelam di area genangan banjir dengan arus air yang cukup deras. Tidak berselang lama, salah seorang warga setempat melihat korban yang terendam air dalam kondisi tak sadarkan diri. Korban kemudian langsung diangkat dan dibawa ke permukaan.

Tim SAR gabungan yang berada di lokasi langsung melakukan langkah pertolongan pertama terhadap korban sebelum korban dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun sayangnya, nyawa korban tak tertolong.

"Menurut keterangan warga, dia mengikuti bapaknya dari belakang namun tidak terlihat, bapaknya ini sedang membantu tim mengevakuasi warga yang terdampak banjir di lokasi," kata Andi Muh Rezki, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bone.

Setelah sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, kini korban telah dibawa kembali dan diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

Akibat kejadian tersebut, pihak BPBD dan tim SAR gabungan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak dan lansia saat bencana banjir terjadi. (*)

Penulis : Choys
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Banjir di Bone #BPBD Bone #Bocah tewas tenggelam #Tim SAR #Basarnas

Berita Populer