Redaksi : Sabtu, 02 Mei 2026 17:37

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Ketua Umum BPD Hipmi Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma'ruf Sulaiman, melantik pengurus Hipmi Properti Sulsel masa bakti 2026–2027 di Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (2/5).

Ketua Hipmi Properti Sulsel terpilih, Afsalurrahman, menegaskan organisasinya menghadirkan ekosistem properti yang inklusif dan terintegrasi.

Menurutnya, Hipmi Properti menjadi wadah kolaborasi berbagai sektor, mulai dari developer, kontraktor, arsitek, konsultan, hingga supplier bahan bangunan serta pelaku usaha turunan seperti rumah kos dan perhotelan.

Hipmi Properti ini ibarat ekosistem yang berwarna-warni. Semua terhubung dalam satu wadah,” ujarnya.

Ia menyebut, keberadaan berbagai profesi tersebut memudahkan pengembang dalam mengatasi kendala perizinan dan pemasaran.

“Bagi developer yang kesulitan perizinan, kini tidak perlu khawatir karena sudah ada konsultan yang siap membantu. Begitu juga pemasaran, sudah tersedia agensi yang mendukung,” jelasnya.

Afsalurrahman menambahkan, sektor properti memiliki dampak luas karena melibatkan sekitar 105 jenis usaha, dari tenaga kerja hingga industri bahan bangunan.

“Karena itu, Hipmi Properti hadir untuk memperkuat seluruh rantai usaha tersebut,” katanya.

Ia optimistis kemudahan akses perizinan dan permodalan dapat mendorong pengembang meningkatkan skala pembangunan serta mendukung program pemerintah pembangunan tiga juta rumah.

“Mari kita bersatu dan kompak agar setiap tantangan bisa diselesaikan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Andi Amar Ma'ruf Sulaiman mengajak pengurus yang baru dilantik memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menjadikan Hipmi Properti sebagai wadah kaderisasi pengusaha muda.

Hipmi Properti bukan untuk menyaingi organisasi lain, tetapi menjadi ruang kolaborasi dan kaderisasi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa kepengurusan secara maksimal untuk memberi manfaat bagi seluruh pelaku usaha di sektor properti.

“Walaupun periodenya singkat, yang penting adalah kontribusi nyata bagi developer, kontraktor, dan supplier,” katanya.

Andi Amar juga mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang inklusif dengan merangkul seluruh rantai pasok serta memperluas jejaring dan peluang usaha.

“Organisasi ini harus dimanfaatkan untuk membangun relasi dan melihat peluang,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sulsel, Syamsul, menilai Hipmi Properti sebagai organisasi strategis yang dapat menjadi motor penggerak sektor properti di daerah.

“Kami mengapresiasi pengurus yang baru dilantik. Ini bukan sekadar amanah, tetapi tanggung jawab untuk mendorong sektor properti lebih berdaya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha.

“Kami membuka selebar-lebarnya kolaborasi dengan pengusaha properti,” katanya.

Syamsul juga mengungkapkan sejumlah program strategis, seperti pembangunan jalan multiyears sekitar 1.000 kilometer hingga 2027, pengembangan bandara di Bone dan Luwu, percepatan kawasan Mamminasata, serta pembangunan rumah sakit regional di Luwu dan Gowa.

Ia menekankan bahwa peluang investasi properti tidak hanya di Makassar, tetapi juga di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

“Kami akan terus mendukung Hipmi Properti dan Hipmi Sulsel dalam mengembangkan sektor usaha, khususnya properti,” pungkasnya. (*)

BERITA TERKAIT