MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar pertemuan strategis bersama para akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Politeknik STIA LAN Makassar pada 2 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan mengkaji secara mendalam potensi ekonomi kreatif sebagai sektor baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
Forum ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah menggandeng dunia pendidikan tinggi sebagai mitra strategis. Melalui kolaborasi ini, data dan kajian ilmiah diharapkan menjadi landasan kuat, bukan sekadar asumsi, dalam merancang kebijakan pengembangan ekonomi yang tepat sasaran dan berbasis riset.
Dalam diskusi yang berlangsung, tim akademisi memaparkan hasil kajian awal yang mengidentifikasi sejumlah subsektor unggulan di Makassar. Di antaranya kerajinan berbasis kearifan lokal seperti Lipa Sabbe, seni budaya, kuliner khas, serta industri digital dan konten kreatif yang saat ini berkembang pesat di kalangan generasi muda.
Kepala Bappeda Kota Makassar, H. Muh. Dahyal, menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran sangat penting untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. “Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja banyak, memanfaatkan potensi lokal, serta membuka peluang pasar baru yang lebih luas,” ujarnya dalam sambutannya.
Selain memetakan potensi, pertemuan ini juga membahas tantangan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari keterbatasan akses permodalan, penguasaan teknologi, hingga perlindungan kekayaan intelektual. Berbagai solusi praktis dirumuskan agar nantinya program yang disusun dapat menjawab kebutuhan riil para pelaku UMKM dan pelaku kreatif .
Hasil kajian bersama ini selanjutnya akan dijadikan dasar penyusunan program prioritas yang dimasukkan ke dalam RKPD dan anggaran daerah. Langkah nyata yang direncanakan meliputi pendampingan usaha, pelatihan keterampilan digital, penguatan merek lokal, serta pengembangan pusat kreatif yang terintegrasi .
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan ekonomi kreatif benar-benar tumbuh menjadi penggerak utama baru perekonomian Makassar. Sektor ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, tetapi juga melestarikan budaya daerah sekaligus menjadikan kota ini semakin dikenal secara nasional maupun internasional.