MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Tercatat 387 jemaah haji asal Kabupaten Pinrang diberangkatkan ke Tanah Suci, Minggu, 26 April 2026. Mereka tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Makassar.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar 1447 H/2026, Ikbal Ismail, menyampaikan tiga poin penting saat melepas jemaah haji asal Kabupaten Pinrang. Ia menekankan tiga poin. Pentingnya rasa syukur, menjaga kesehatan, serta mematuhi aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel ini mengawali sambutan dengan mengajak seluruh jemaah untuk bersyukur karena telah mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa tidak semua umat Islam mendapat panggilan tersebut, mengingat panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia.
"Banyak orang yang masih menunggu giliran, tetapi hari ini kita dipilih oleh Allah SWT untuk berangkat. Oleh karena itu, perbanyaklah rasa syukur dan doa," ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah. Perjalanan panjang menuju Madinah yang memakan waktu sekitar sembilan jam, membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Jemaah diminta memanfaatkan waktu di pesawat untuk beristirahat agar tetap bugar saat tiba di Tanah Suci.
Tak hanya kesehatan, kekompakan antar jemaah juga menjadi perhatian utama. Ikbal meminta ketua regu dan rombongan agar saling memperhatikan, terutama kepada jemaah lanjut usia. Ia menekankan bahwa membantu sesama jemaah merupakan bagian dari upaya meraih haji mabrur.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi. Ia menyoroti aturan ketat pemerintah setempat, termasuk larangan berfoto atau berswafoto di dalam Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
"Peraturan di sana sangat ketat. Jangan sampai kita melanggar, karena itu akan berdampak pada nama baik kita semua," tegasnya.
Ikbal juga meminta jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas kloter demi kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat serta memperoleh predikat haji mabrur.
Di akhir sambutan, ia mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam beribadah. Menurutnya, niat yang tulus semata-mata untuk memenuhi panggilan Allah SWT menjadi kunci utama dalam meraih kesempurnaan ibadah haji.
Sementara itu, Ketua Kloter 8 sekaligus Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kakan Kemenag) Pinrang, Idris Muhammad, menyebutkan, jumlah jemaah yang berangkat dari Kloter 8 asal Kabupaten Pinrang mencapai 387 orang, ditambah enam petugas haji. Ia menjelaskan, di kloter 8 ini jemaah didominasi perempuan.
Dalam proses persiapan dan perjalanan menuju Asrama, Idris mengakui sempat muncul sejumlah hambatan teknis. Namun, ia bersyukur semua masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak mengganggu kondisi jemaah.
"Ya, ada sih, tapi Alhamdulillah semua teratasi. Ada kendala teknis yang ada, tapi Alhamdulillah," ungkapnya tanpa merinci kendala tersebut.
Idris Muhammad menyampaikan harapan besarnya kepada seluruh jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu.
"Harapan kami semoga dalam perjalanan ibadah ini kami semua diberikan kemudahan dalam segala urusan, diringankan segala beban," pungkasnya.
Para jemaah diharapkan bisa berkonsentrasi penuh dalam beribadah di Tanah Suci tanpa gangguan kesehatan ataupun lainnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Innalillah, Jemaah Haji Asal Kabupaten Gowa Meninggal di Madinah
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Asal Gowa Naik Haji, Disiplin Menabung Setiap Hari
-
Satu Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Madinah
-
Otoritas Keamanan Arab Saudi Lakukan Pemeriksaan Acak, Jemaah Haji Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
-
PPIH Embarkasi Makassar 2026 Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji