MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Pemandangan memprihatinkan terlihat di kanal yang berada di Jalan Al Markas Al Islami, tepat di belakang Masjid Al Markas Al Islami, Kecamatan Bontoala, Rabu (22/4/2026) pagi. Kanal tersebut dipenuhi tumpukan sampah yang mengapung dan menutupi hampir seluruh permukaan air.
Berdasarkan pantauan di lokasi, berbagai jenis limbah terlihat bercampur menjadi satu, mulai dari plastik, botol minuman, hingga sampah rumah tangga. Tumpukan ini membentuk lapisan tebal yang menghambat aliran air dan menciptakan kesan kumuh di kawasan sekitar.
Kondisi tersebut tidak hanya merusak estetika lingkungan di sekitar area tempat ibadah, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang cukup menyengat. Warga yang melintas maupun yang bermukim di sekitar lokasi mengaku terganggu dengan aroma yang muncul, terutama saat cuaca panas.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan, penumpukan sampah di kanal itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ia menduga sampah berasal dari aktivitas rumah tangga warga yang dibuang sembarangan ke aliran air, kemudian terbawa arus dan menumpuk di titik tersebut.
Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi kanal yang tersumbat sampah juga berpotensi memicu masalah lain, seperti genangan air hingga banjir saat hujan turun. Jika tidak segera ditangani, tumpukan limbah tersebut dikhawatirkan akan semakin meluas dan memperparah pencemaran lingkungan.
Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan untuk melakukan pembersihan kanal secara menyeluruh. Mereka juga meminta adanya langkah tegas dan edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar kawasan Masjid Al Markas Al Islami.
BERITA TERKAIT
-
Lakukan SMEP di Bontoala, Indira Yusuf Ismail Dorong Seluruh Kelurahan Berbenah
-
Pimpin Apel Pagi, Sekcam Bontoala Minta Jajarannya Sukseskan F8
-
Satpol PP BKO Bontoala Lakukan penertiban PKL di Sejumlah Titik
-
Germas Di Kelurahan Gaddong, Warga Senam dan Makan Buah
-
Camat Gelar Rakor Bersama Satgas Penyapu, Arman Tegaskan Pentingnya Totalitas