Verifikasi Lapangan Dilakukan, Bappeda Pastikan Pembangunan Jalan dan Drainase Tepat Sasaran
Verifikasi lapangan usulan infrastruktur jalan dan drainase dilakukan agar pembangunan tepat lokasi dan sesuai kebutuhan warga.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Tim verifikasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar turun langsung ke lapangan pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan menilai kelayakan usulan pembangunan jalan dan drainase yang diajukan oleh empat kecamatan, yaitu Manggala, Biringkanaya, Rappocini, dan Tallo. Pemeriksaan ini menjadi tahap penting sebelum usulan dimasukkan ke dalam daftar prioritas anggaran pembangunan tahun berjalan.

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh ke setiap titik lokasi yang diusulkan oleh pemerintah kecamatan dan masyarakat. Tim mengecek kondisi eksisting jalur yang ada, tingkat kerusakan, serta seberapa besar dampak yang akan dirasakan warga jika pembangunan dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap usulan benar-benar dibutuhkan dan bukan hanya diajukan semata.
Selain kondisi fisik, tim juga memeriksa kesesuaian rencana pembangunan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar. Setiap pekerjaan infrastruktur harus selaras dengan aturan penataan ruang agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari, seperti penyempitan aliran air atau gangguan akses lingkungan pemukiman.
Kepala Tim Verifikasi Bappeda menegaskan bahwa proses pengecekan langsung ini merupakan syarat mutlak.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan data di atas kertas. Harus turun ke lokasi, melihat sendiri kondisinya, dan mendengar aspirasi warga yang tinggal di sekitarnya. Tujuannya agar anggaran yang digunakan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, teridentifikasi beberapa titik yang memang membutuhkan penanganan segera, terutama saluran drainase yang tersumbat atau dangkal, serta permukaan jalan yang rusak parah dan sering tergenang air saat hujan. Kondisi ini menjadi pertimbangan utama dalam menentukan urutan prioritas pengerjaan.
Setelah seluruh proses verifikasi selesai, tim akan menyusun laporan lengkap beserta rekomendasinya. Dokumen ini selanjutnya akan dibahas dalam rapat penyusunan program, sebelum akhirnya ditetapkan dan dimasukkan ke dalam rencana kerja serta anggaran daerah yang akan dijalankan oleh dinas teknis terkait.
Dengan adanya tahapan verifikasi yang ketat dan transparan ini, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase di Makassar berjalan lebih terarah. Hasilnya nanti tidak hanya memperlancar akses warga, tetapi juga mengurangi risiko banjir dan mendukung kenyamanan serta pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah yang bersangkutan.
