Redaksi : Senin, 13 April 2026 17:18

ENREKANG, BUKAMATANEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan Kabupaten Enrekang. Total dukungan yang dialokasikan melalui berbagai program mencapai lebih dari Rp93 miliar, terdiri dari penanganan infrastruktur jalan, rehabilitasi irigasi, hingga bantuan keuangan langsung.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Enrekang ke-66 di Kantor Bupati Enrekang, Sabtu (11/4/2026). Acara yang mengusung tema "Solidkan Kebersamaan, Sejahtera Bersama" ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Andi Sudirman memaparkan bahwa Kabupaten Enrekang masuk dalam Paket 3 Multiyears Project (MYP) 2025-2027 untuk infrastruktur jalan kewenangan provinsi.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Enrekang tercatat masuk dalam Paket 3 MYP infrastruktur jalan kewenangan provinsi, dengan penanganan tiga ruas jalan strategis senilai Rp79,91 miliar," ungkapnya.

Selain jalan, sektor pertanian juga mendapat perhatian. Melalui Paket 4 MYP, pemerintah provinsi melakukan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Tallung Ura dengan anggaran Rp3,99 miliar.

Tak berhenti di situ, pada tahun 2026 ini Pemprov Sulsel juga mengalokasikan bantuan keuangan Rp10 miliar kepada Kabupaten Enrekang. Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Andi Sudirman berharap berbagai dukungan tersebut mampu mendorong Kabupaten Enrekang untuk terus berkembang, terutama dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian, ekonomi rakyat, pariwisata, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami berharap Kabupaten Enrekang terus tumbuh dalam meningkatkan produktivitas pertanian, ekonomi rakyat, dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Dengan total dukungan yang signifikan ini, Pemerintah Provinsi Sulsel optimistis Enrekang dapat memanfaatkan momentum Hari Jadinya untuk melompat lebih maju dalam pembangunan daerah. (*)