Bukan Sekadar Bagi Telur, Getar Ceting di Parepare Antar Langsung Edukasi ke Rumah Ibu Hamil dan Baduta
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program unggulan PKK pusat hingga daerah, yaitu Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB). TP PKK melalui Pokja IV mengimplementasikan GKSTTB dengan fokus pada Peduli Stunting, yang telah disosialisasikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Kota Parepare dua hari lalu di Auditorium BJ Habibie.
PAREPARE, BUKAMATANEWS – Sebuah inovasi baru diluncurkan dalam program Peduli Stunting di Kota Parepare. Namanya Getar Ceting, singkatan dari Gerakan Membagi Telur untuk Cegah Stunting. Namun, kegiatan ini tidak sekadar membagikan telur. Tim langsung mengantarnya ke rumah sasaran, sekaligus memberikan edukasi langsung kepada ibu hamil dan anak di bawah dua tahun (baduta) beserta keluarganya.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program unggulan PKK pusat hingga daerah, yaitu Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB). TP PKK melalui Pokja IV mengimplementasikan GKSTTB dengan fokus pada Peduli Stunting, yang telah disosialisasikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Kota Parepare dua hari lalu di Auditorium BJ Habibie.
Kelurahan Lemoe ditetapkan sebagai lokus Peduli Stunting berdasarkan Keputusan Ketua TP PKK Kota Parepare Nomor 01/KEP/PKKKOTA/I/2026 tanggal 7 Januari 2026. Di kelurahan inilah Getar Ceting pertama kali diluncurkan.
Sasaran utama program ini adalah kelompok 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) , yakni ibu hamil dan baduta. Yang membedakan Getar Ceting dari program serupa adalah pendekatannya: telur diantar langsung ke rumah sasaran, bukan dibagikan di posko atau posyandu.
Dengan mengantar langsung, tim tidak hanya menyerahkan bantuan. Mereka juga melihat kondisi rumah dan lingkungan sasaran. Edukasi diberikan secara langsung kepada ibu hamil, ibu baduta, dan anggota keluarga lainnya.
Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahaya rokok terhadap ibu hamil, anak baduta, dan keluarga secara keseluruhan. Pendekatan ini diharapkan lebih efektif karena menyentuh langsung kebiasaan dan lingkungan keseharian sasaran.
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif. Tim yang turun ke lapangan terdiri dari:
Ketua TP PKK Kecamatan
Kepala Puskesmas Lemoe beserta jajaran
Ketua TP PKK Kelurahan
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bacukiki
Kader Posyandu
Sebelum terjun ke lapangan, seluruh tim mengikuti briefing yang dihadiri langsung oleh Lurah Lemoe. Hal ini menunjukkan komitmen bersama lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kota Parepare.
Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif ini, Getar Ceting diharapkan menjadi model bagi kelurahan-kelurahan lain dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Parepare. (*)
News Feed
Curi Motor di Selayar, Dua Pemuda Ditangkap di Bulukumba
02 Mei 2026 09:39
Kemenlu Ungkap Kondisi Empat WNI Korban Pembajakan Kapal di Somalia
02 Mei 2026 08:48
Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4
02 Mei 2026 08:09
Berita Populer
Fadia - Trias Ditarik, Indonesia Siapkan Duet Ana - Tiwi Hadapi Korsel di Semifinal Piala Uber 2026
02 Mei 2026 09:01
02 Mei 2026 08:09
02 Mei 2026 09:39
02 Mei 2026 08:48
