Dewi Yuliani : Jumat, 10 April 2026 13:46
Ist

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya mendorong pengembangan kawasan Danau Matano untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Salah satunya melalui pembangunan ruang terbuka publik di kawasan tersebut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Luwu Timur, Andi Juanna Fachruddin, mengungkapkan, pembangunan ruang terbuka publik di Kawasan Danau Matano membutuhkan anggaran sebesar Rp24 miliar, yang diupayakan bisa dipenuhi melalui APBN 2027. Pihaknya telah mengusulkan anggaran tersebut kepada pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum (PU), dan diproyeksikan menjadi prioritas pembangunan tahun depan.

"Pengembangan kawasan Danau Matano tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata semata, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan hidup," ujar Andi Juanna, Jumat, 10 April 2026.

Andi Juanna mengungkapkan, ruang terbuka publik yang direncanakan dibangun di kawasan strategis Danau Matano tersebut dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang mampu mengintegrasikan berbagai kebutuhan masyarakat. Mulai dari area taman, jogging track, ruang bermain anak, hingga pusat kuliner dan fasilitas pendukung wisata air.

"Jadi, bukan hanya untuk mempercantik kawasan wisata Danau Matano, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat, meningkatkan kesehatan melalui aktivitas fisik, sekaligus memperkuat fungsi ekologis ruang terbuka hijau dalam menyerap polusi," ungkapnya.

Ia optimistis, kehadiran ruang terbuka publik tersebut akan menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Matano sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

"Ini akan menjadi ikon baru yang mendukung pengembangan pariwisata Danau Matano secara berkelanjutan," imbuhnya. (*)