Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027
Daeng Manye menyebut Musrenbang merupakan amanat undang-undang sekaligus forum strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun.
TAKALAR, BUKAMATANEWS - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan pentingnya akselerasi pembangunan dan penguatan sinergi lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Takalar Tahun 2027, Selasa (31/3/2026).

Dalam sambutannya, Daeng Manye menyebut Musrenbang merupakan amanat undang-undang sekaligus forum strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun.
“Perencanaan pembangunan harus terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi semua pihak menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, meski tetap memerlukan kerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Takalar ditargetkan mencapai 5,02 persen pada 2026 dan meningkat menjadi 5,4 persen pada 2027.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada 2025 tercatat sebesar 3,76 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, pemerintah daerah tetap mendorong percepatan pembangunan melalui berbagai strategi.
“Target yang kita tetapkan cukup optimistis. Karena itu, diperlukan percepatan melalui hilirisasi produk unggulan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, serta pemanfaatan teknologi,” jelasnya.
Daeng Manye juga menyoroti tantangan global yang berpotensi memengaruhi perekonomian daerah, termasuk dampak ketegangan geopolitik terhadap distribusi energi dan kebutuhan pokok.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Takalar pada 2025 mencapai 72,79 atau melampaui target. Namun, kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sulawesi Selatan dinilai masih perlu ditingkatkan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Takalar menetapkan sejumlah arah kebijakan pembangunan, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan kawasan industri dan UMKM, serta peningkatan pelayanan publik berbasis digital.
Ia berharap, forum Musrenbang dapat menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Musrenbang ini harus mampu melahirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan daerah,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin, jajaran DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Takalar, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu, hadir pula kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa dan lurah, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta insan pers.
News Feed
Berita Populer
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:04
02 April 2026 11:25
