LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah tersebut. Selama arus balik mudik lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, stok BBM subsidi juga terpantau cukup.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Luwu Timur, Senfry Oktavianus, Senin, 30 Maret 2026. Ia bahkan turun langsung melakukan pengecekan di SPBU.
"Tidak ada kenaikan harga BBM non subsidi," kata Senfry.
Ia mengungkapkan, harga Pertamax Rp12.900 per liter. Sementara Dexlite dibandrol Rp13.050 per liter.
"Masyarakat jangan sampai panic buying, atau melakukan penimbunan, sehingga malah mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga," imbaunya.
Terkait antrian panjang di SPBU Puncak Indah Malili, Senfry menjelaskan, diakibatkan oleh gangguan jaringan. Sehingga, pembeli harus menunggu selama satu jam, yang mengakibatkan antrian mengular. (*)
BERITA TERKAIT
-
Bupati Luwu Timur Temui Wamenkes di Jakarta, Bawa Pulang Bantuan Rp100 Miliar Lebih
-
Sungai Malili Akan Dikeruk, Materialnya Diproyeksikan untuk Pembangunan Infrastruktur
-
Expo K-UMKM Sulsel di Luwu Timur Berakhir Meriah, Menteri Koperasi RI Beri Aplaus dan Bupati Irwan Apresiasi Panitia
-
Buka The Gamst Futsal Cup 4, Bupati Irwan Cetak Hattrick dan Tambah Bonus Juara
-
Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur