Setelah NTB, BGN Juga Tutup Ratusan Dapur SPPG di Sulsel
02 April 2026 11:56
PSBM XXIV di Makassar akan dihadiri 3.000 peserta, termasuk 1.500 pengusaha diaspora Bugis-Makassar, untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi ekonomi nasional.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kota Makassar bersiap menjadi pusat konsolidasi kekuatan ekonomi diaspora. Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) akan menggelar Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV pada 25–26 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar, dengan proyeksi kehadiran sekitar 3.000 peserta.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 merupakan pengusaha sukses asal Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara. Forum ini menjadi salah satu ajang ekonomi berbasis kultural terbesar yang mempertemukan diaspora Bugis-Makassar dalam satu panggung kolaborasi.
PSBM sendiri merupakan agenda tahunan yang mempertemukan saudagar, pengusaha, dan perantau asal Sulawesi Selatan. Momentum pelaksanaannya yang berdekatan dengan Lebaran dimanfaatkan untuk menghimpun para perantau yang pulang kampung, sekaligus memperkuat jejaring ekonomi lintas daerah dan generasi.
Mengusung tema *Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh*, PSBM XXIV difokuskan pada penguatan ketahanan ekonomi, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta membuka peluang kolaborasi hingga tingkat nasional dan global. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial melalui program “KKSS Peduli” dan “KKSS Berbagi”.
Di bawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman, KKSS dinilai berhasil mengonsolidasikan kekuatan ekonomi diaspora menjadi kekuatan yang lebih terstruktur dan berdampak. Pakar ekonomi, Syamsir Nur, menilai langkah ini sebagai upaya strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif.
“KKSS mengonsolidasi kekuatan ekonomi personal dan komunal menjadi kekuatan ekonomi bangsa. Komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia juga menjadi kunci percepatan transformasi ekonomi,” ujarnya.
Selain sektor tradisional seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan, diaspora Bugis-Makassar kini semakin adaptif dengan merambah industri pengolahan, ekonomi kreatif, hingga sektor digital. Hal ini menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang terus berkembang.
Ketua Departemen Humas dan Media BPP KKSS, Suwardi Thahir, menyebut PSBM XXIV juga akan menampilkan capaian program strategis organisasi, termasuk pembangunan sekolah unggulan sebagai legacy jangka panjang.
“Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi saudagar, tetapi juga harus berdampak nyata melalui kolaborasi ekonomi, sosial, dan program berbasis masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Humas kegiatan PSBM XXIV, Ali Syahban, memastikan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir. Hingga saat ini, progres persiapan disebut telah mencapai sekitar 96 persen.
“Panitia berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan skala dan partisipasi besar, PSBM XXIV diharapkan menjadi lebih dari sekadar pertemuan tahunan—melainkan momentum strategis memperkuat peran diaspora Bugis-Makassar sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:04
02 April 2026 11:56
02 April 2026 11:25