Redaksi : Selasa, 17 Maret 2026 04:28

LUTRA, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar patroli terpadu dengan menyisir seluruh kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan, Hari Raya Nyepi, hingga Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Patroli gabungan tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan maupun potensi konflik sosial.

Kepala Badan Kesbangpol Luwu Utara, Ismaruddin, mengatakan patroli terpadu menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan aman serta nyaman.

“Patroli terpadu keliling kecamatan ini dilaksanakan mulai 3 hingga 20 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Ismaruddin.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli menemukan dan menyita sejumlah busur atau peluncur yang berpotensi digunakan dalam aksi kekerasan di beberapa wilayah yang dianggap rawan konflik.

Selain itu, petugas juga menertibkan sejumlah aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban umum, seperti aksi balap liar, kerumunan kendaraan di pinggir jalan yang berpotensi memicu konflik, hingga penggunaan knalpot bising atau knalpot bogar yang meresahkan masyarakat.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, memberikan apresiasi atas sinergi lintas instansi dalam pelaksanaan patroli terpadu tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Utara.

“Patroli ini sangat membantu para camat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah kecamatan masing-masing, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan aman,” kata Andi Abdullah Rahim.

Ia menambahkan, patroli terpadu tersebut juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, sehingga suasana Ramadan hingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian.