Redaksi
Redaksi

Rabu, 04 Maret 2026 13:55

Dari Balik Jeruji Menuju Masa Depan: Bupati Luwu Utara Luncurkan Sekolah Kesetaraan di Rutan Masamba

Dari Balik Jeruji Menuju Masa Depan: Bupati Luwu Utara Luncurkan Sekolah Kesetaraan di Rutan Masamba

Program Pendidikan Kesetaraan ini dirancang agar warga binaan memperoleh kompetensi akademik setara pendidikan formal. Diharapkan, bekal tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membuka peluang baru setelah bebas nanti.

LUTRA, BUKAMATANEWS - Harapan baru tumbuh dari balik dinding penjara. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara resmi meluncurkan Program Pendidikan Kesetaraan bagi warga binaan di Rutan Kelas II B Masamba, sebagai wujud nyata pemenuhan hak pendidikan tanpa diskriminasi.

Peresmian program ini dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Utara, **Andi Abdullah Rahim**, bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah bahwa pendidikan tetap menjadi hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan inspiratif kepada para warga binaan agar tidak menjadikan masa hukuman sebagai akhir dari perjalanan hidup.

“Walaupun terhalang dinding penjara, itu tidak boleh menghalangi masa depan. Pendidikan adalah jembatan untuk bangkit dan memperbaiki diri,” tegasnya.

Rutan Bukan Sekadar Tempat Menjalani Hukuman

Kepala Rutan Kelas II B Masamba, Syamsul, menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki fungsi pembinaan, bukan semata-mata penahanan. Menurutnya, rutan adalah ruang refleksi dan pembentukan karakter.

“Di sini warga binaan belajar mengendalikan diri, membina kepribadian, dan mengasah keterampilan agar saat kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Program Pendidikan Kesetaraan ini dirancang agar warga binaan memperoleh kompetensi akademik setara pendidikan formal. Diharapkan, bekal tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membuka peluang baru setelah bebas nanti.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara, Sekretaris Dinas, Kabid PAUD, serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan dimulainya program ini, Rutan Kelas II B Masamba diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat menjalani masa pidana, tetapi juga pusat pembinaan dan pengembangan diri—ruang harapan bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih cerah saat kembali ke tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Rutan Kelas II B Masamba #Andi Abdullah Rahim