LUTRA, BUKAMATANEWS - Transformasi sektor kakao di Luwu Utara tak lagi hanya bicara soal panen dan harga jual. Selama lima tahun terakhir, ada gerakan sunyi yang bekerja memperkuat perempuan, melindungi anak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Rangkaian inisiatif itu resmi ditutup oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dalam seremoni di Aula La Galigo Kantor Bupati, Rabu (25/2/2026).
Penutupan Program Responsible Cocoa Farming (Reaching Cocoa Farmers) dan GROWHER Kakao bukanlah akhir, melainkan penanda lahirnya fondasi baru pembangunan perkebunan yang lebih inklusif. Di balik komoditas unggulan daerah ini, tersimpan upaya besar membangun sistem pertanian yang adil dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat selama lima tahun pelaksanaan program. Ia menekankan bahwa praktik-praktik baik yang telah dijalankan perlu direplikasi dalam program pemberdayaan lainnya.
Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kakao, tetapi juga memperkuat posisi perempuan dalam ekonomi keluarga petani. Perempuan didorong terlibat aktif dalam pengelolaan usaha, pengambilan keputusan, hingga akses terhadap pelatihan dan pendampingan.
Di saat yang sama, aspek perlindungan anak di lingkungan kerja sektor kakao menjadi perhatian serius. Edukasi dan pengawasan dilakukan untuk memastikan aktivitas perkebunan tidak mengorbankan hak-hak anak, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.
Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini turut mendorong lahirnya sistem perkebunan yang inklusif dan berkeadilan. Pembangunan pertanian tak lagi dimaknai sebatas peningkatan produksi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga petani secara menyeluruh.
Dengan berakhirnya program lima tahun ini, Luwu Utara kini memiliki model pembangunan ekonomi berkelanjutan yang dapat menjadi rujukan daerah lain. Harapannya, kakao Luwu Utara tidak hanya semakin berdaya saing di pasar, tetapi juga menjadi simbol kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakatnya.
BERITA TERKAIT
-
Apel Akbar Pasca-Lebaran, Bupati Luwu Utara Ajak ASN Perkuat Komitmen Pelayanan
-
Pemkab Luwu Utara Bahas Pengendalian Banjir dan Irigasi Bersama BBWS Pompengan Jeneberang
-
Luwu Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
-
Bupati Luwu Utara Hadiri Pembukaan Latsarmil Komcad ASN 2026 di Rindam XIV/Hasanuddin
-
Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Luwu Utara Hadiri Silaturahmi dan Apresiasi Pemprov Sulsel di Makassar