MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sebanyak 545 warga terdampak banjir di Kota Makassar terpaksa mengungsi. Mereka berasal dari dua kecamatan yang paling parah terdampak, yakni Manggala dan Biringkanaya.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan total pengungsi saat ini tercatat 545 jiwa atau 169 kepala keluarga (KK).
“Sampai update terakhir, jumlah pengungsi ada 545 jiwa atau 169 KK yang saat ini berada di posko dan sudah terlayani,” ujar Fadli saat ditemui di Blok 8, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 26 Februari 2026.
Menurutnya, seluruh pengungsi tersebut tersebar di enam posko yang telah didirikan BPBD di dua kecamatan.
“Untuk pengungsi ini kita siapkan enam posko di Manggala dan Biringkanaya. Semua pengungsi terdata dan terlayani di posko-posko tersebut,” katanya.
Ia memastikan kebutuhan dasar para pengungsi menjadi prioritas penanganan.
“Kami pastikan seluruh pengungsi mendapatkan perlindungan, makanan, serta layanan kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, BPBD juga telah menurunkan tim medis ke lokasi pengungsian guna memantau kondisi kesehatan warga.
“Hari ini kita kirim tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di seluruh titik pengungsian. Kita ingin memastikan kondisi pengungsi tetap terkontrol,” ungkap Fadli.
Meski banjir juga melanda sejumlah kecamatan lain, pengungsi saat ini hanya terpusat di dua wilayah tersebut.
“Memang ada lima kecamatan terdampak banjir, tapi yang ada pengungsinya hanya di Manggala dan Biringkanaya,” tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Viral Sampah Menumpuk di Pantai Losari, Kecamatan Ujung Pandang Bergerak Cepat Bersihkan Pesisir
-
Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan, RT/RW hingga Pekerja Seni, Kota Makassar Diganjar Paritrana Award
-
Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran Nasional 2026, Lonjak 43 Peringkat
-
Makassar Tuan Rumah MTQ KORPRI, Pembukaan 24 Agustus Ditarget Meriah
-
Pemkot Makassar Siaga Hadapi "Godzilla El Nino", BPBD Jadi Komando Darurat Air dan Kesehatan