Redaksi
Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 17:31

Rahmat Aries Harumkan Luwu Utara di Forum Internasional, Dari Australia hingga Brasil

Rahmat Aries Harumkan Luwu Utara di Forum Internasional, Dari Australia hingga Brasil

Sebagai pembina rohani Islam di Luwu Utara, Rahmad Aries aktif mendorong gerakan pendidikan inklusif dan kesadaran terhadap penyandang disabilitas.

LUTRA, BUKAMATANEWS - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Kabupaten Luwu Utara, Haji Rahmat Aries. Pembina Rohani Islam dari Kementerian Agama Luwu Utara ini sukses mewakili daerahnya di berbagai forum internasional, mulai dari Australia, Malaysia hingga Brasil.

Sebagai pembina rohani Islam di Luwu Utara, Rahmad Aries aktif mendorong gerakan pendidikan inklusif dan kesadaran terhadap penyandang disabilitas. Ia menyoroti fakta bahwa dari lebih 2.000 penyandang disabilitas di Luwu Utara, hanya sekitar 114 anak yang bersekolah.

“Banyak dari mereka takut dibully dan tidak mendapatkan lingkungan belajar yang ramah. Karena itu, kami mendorong disabilities awareness di madrasah dan sekolah,” ungkapnya.

Wakili Luwu Utara di Australia

Rahmat Aries menjadi delegasi dalam Australia Indonesia Muslim Exchange Program di Melbourne dan Sydney, Australia. Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan konsep pendidikan inklusi bagi siswa madrasah di Luwu Utara.

Ia juga memperkenalkan sejarah dan potensi wisata Rongkong melalui film dokumenter pendek yang berhasil masuk lima besar penghargaan internasional short documentary di Australia. Dokumenter tersebut menampilkan keindahan alam serta sejarah Rongkong, termasuk pengambilan gambar udara Kota Masamba menggunakan drone.

“Ini bukan hanya soal prestasi pribadi, tetapi membawa nama Luwu Utara di panggung internasional,” ujarnya.

Gerakan To Pacce dan Pendidikan Ramah Disabilitas

Di tingkat lokal, Rahmat Aries membentuk gerakan “To Pacce”, sebuah gerakan moral yang mengajak siswa SMA untuk lebih peduli dan menerima penyandang disabilitas sebagai bagian dari lingkungan sosial mereka.

Gerakan ini menjadi langkah konkret membangun budaya empati di kalangan pelajar sekaligus memperluas akses pendidikan yang setara.

Pemimpin Muda Asia Tenggara di Malaysia

Tak hanya di Australia, Rahmad Aries juga mewakili Luwu Utara dalam forum Waisili, ajang pemimpin muda Asia Tenggara yang digelar di Penang, Malaysia.

Di forum tersebut, ia memaparkan konsep “ekoteologi”, yakni pengintegrasian nilai-nilai Islam dengan pelestarian lingkungan. Program ini menyasar anak-anak madrasah dan KUA dengan kegiatan menanam pohon serta aksi bersih Sungai Maipi yang kerap tercemar sampah.

“Kami ajarkan anak-anak untuk tidak membuang sampah ke sungai, tetapi menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman,” jelasnya.

Wakili Luwu Utara di Brasil, Bahas Perubahan Iklim

Prestasi Rahmad Aries berlanjut hingga ke Brasil, di mana ia mewakili Luwu Utara dalam forum internasional terkait pendanaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam kesempatan itu, ia memaparkan dampak perubahan iklim terhadap siswa SMA serta langkah edukatif yang dilakukan di Luwu Utara.

Melalui berbagai forum global tersebut, Rahmad Aries tak hanya membawa nama baik Luwu Utara, tetapi juga memperkenalkan pendekatan pendidikan inklusi, gerakan sosial berbasis empati, serta integrasi nilai keislaman dan pelestarian lingkungan.

Kiprah Haji Rahmad Aries menjadi bukti bahwa dari daerah, gagasan besar dapat lahir dan mendapat pengakuan dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Andi Abdullah Rahim #Pemkab Lutra