BUKAMATANEWS — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar untuk mempermudah akses ekspor hingga ke level perdesaan. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah sekaligus memperkuat kemandirian desa.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
“Jadi saudara-saudara, nanti desa-desa itu akan kita beri kebebasan. Kalau dia mampu, kita akan permudah akses ke ekspor, dia bisa ekspor langsung,” ujar Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menegaskan pemerintah akan membuka akses pelabuhan dan bandara agar produk desa bisa langsung menembus pasar internasional tanpa hambatan birokrasi berbelit.
“Kita buka pelabuhan-pelabuhan, lapangan terbang bisa ekspor langsung,” lanjutnya.
Menurut Prabowo, regulasi terkait ekspor akan disederhanakan agar tidak menghambat pelaku usaha di daerah. Dengan kemudahan tersebut, desa diharapkan mampu menghasilkan produk bernilai tambah, termasuk sektor pangan dan protein dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Dan mereka akan menghasilkan protein dalam kondisi yang tidak terlalu mahal untuk rakyat Indonesia,” kata Prabowo.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemberdayaan desa, peningkatan produksi lokal, serta perluasan akses pasar global. Pemerintah menargetkan kebijakan tersebut dapat menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.