Redaksi : Rabu, 04 Februari 2026 18:37

JAKARTA, BUKAMATANEWS — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi penerimaan pajak hingga Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun. Capaian tersebut melonjak 30,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp88,9 triliun.

Purbaya menyebut, tren positif di awal tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa penerimaan pajak sepanjang 2026 berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga, Purbaya optimistis penerimaan pajak pada akhir tahun bisa mencapai Rp2.409 triliun. Angka tersebut berada di atas target APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp2.357 triliun.

“Ini kan misalkan, terlalu berlebihan, tapi ada kemungkinan itu,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, lonjakan penerimaan pajak di awal tahun didorong oleh pertumbuhan penerimaan bruto secara tahunan sebesar 7 persen. Selain itu, penurunan signifikan restitusi pajak hingga 23 persen secara year on year turut memperkuat penerimaan secara neto.

Purbaya menegaskan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak secara neto terjadi merata di seluruh jenis pajak. Mulai dari Pajak Penghasilan (PPh) hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN), semuanya mencatatkan kinerja positif.

“Sehingga seluruh jenis pajak mencatat pertumbuhan neto positif,” jelasnya.

Pemerintah berharap tren ini dapat terus berlanjut guna memperkuat ruang fiskal negara, mendukung pembiayaan pembangunan, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional sepanjang 2026

 

TAG

BERITA TERKAIT