BUKAMATANEWS - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, **Taruna Ikrar**, atas kepemimpinannya yang dinilai berhasil mengantarkan BPOM menembus pengakuan global. Salah satu capaian strategis tersebut adalah diraihnya status **World Health Organization–Listed Authority (WLA)**.
Apresiasi itu disampaikan Ahmad Muzani dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban di ruang kerja Ketua MPR RI, Selasa (3/2/2026).
Menurut Muzani, status WLA merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia karena menegaskan bahwa sistem regulasi obat dan makanan nasional telah memenuhi standar internasional tertinggi. Pencapaian tersebut tidak hanya mengangkat reputasi BPOM, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam tata kelola kesehatan global.
“Keberhasilan BPOM meraih pengakuan WLA dari WHO adalah prestasi besar bangsa. Ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Taruna Ikrar, BPOM mampu membangun sistem pengawasan yang kredibel, transparan, dan diakui dunia,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Ketua MPR menilai, kepemimpinan Taruna Ikrar telah membawa BPOM melampaui peran domestik sebagai lembaga pengawas, menjadi aktor penting dalam diplomasi kesehatan internasional. Dampaknya, kepercayaan global terhadap produk obat, makanan, dan kosmetik Indonesia semakin meningkat, sekaligus membuka peluang kerja sama serta ekspor yang lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Muzani—baik secara pribadi maupun sebagai Ketua MPR RI—juga menyampaikan ucapan selamat atas **Hari Ulang Tahun ke-25 BPOM RI**. Ia mengapresiasi perjalanan panjang BPOM selama seperempat abad dalam melindungi kesehatan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
“Selamat ulang tahun ke-25 BPOM RI. Semoga BPOM semakin kuat, profesional, dan berintegritas, serta terus menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan Ketua MPR. Ia menegaskan bahwa pencapaian WLA serta berbagai pengakuan internasional merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BPOM, didukung sinergi lintas lembaga negara.
“Pengakuan dunia ini adalah amanah besar. Di usia ke-25, BPOM berkomitmen menjaga standar ilmiah tertinggi, integritas, dan independensi demi perlindungan masyarakat serta kontribusi nyata Indonesia bagi kesehatan global,” tegas Taruna Ikrar.
Ke depan, BPOM RI akan terus melanjutkan transformasi kelembagaan, memperkuat kolaborasi internasional, serta memastikan seluruh produk obat dan makanan yang beredar di Indonesia aman, bermutu, dan memiliki daya saing global.
BERITA TERKAIT
-
Taruna Ikrar Kepala BPOM Sidak Batam, Laporkan ke Menhan Sjafrie: Ketahanan Obat dan Pangan Aman Terjaga Jelang Idulfitri 1447 H
-
Ramadan Penuh Hikmah di BPOM: Taruna Ikrar Ajak Pegawai Menjadi Pasangan yang Dirindukan Surga hadirkan dr aisah dahlan
-
Ahmad Muzani Dilantik Jadi Ketua MPR RI Periode 2024-2029 Gantikan Bamsoet
-
Rapim Sepakati Ahmad Muzani jadi Ketua MPR RI 2024-2029
-
Susul Demokrat, Gerindra Resmi Usung Andi Sudirman-Fatmawati di Pilgub Sulsel