Dewi Yuliani : Minggu, 01 Februari 2026 17:46
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, yang dipusatkan di Hotel Traveler, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Sabtu, 1 Februari 2026.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, yang dipusatkan di Hotel Traveler, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Sabtu, 1 Februari 2026. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di wilayahnya.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah isu krusial mengemuka, khususnya terkait bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya yang dinilai masih belum tepat sasaran. Warga menyampaikan keluhan adanya penerima bantuan yang tidak layak, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru belum terakomodasi.

Menanggapi hal tersebut, Ridwan Wittiri menjelaskan bahwa persoalan ketidaktepatan sasaran bansos dapat diatasi melalui langkah-langkah konkret dan sistematis oleh pemerintah setempat. Salah satunya adalah pemutakhiran data penerima bantuan secara berkala.

"Data itu harus terus diperbarui. Dengan pemutakhiran rutin, kita bisa memastikan siapa yang memang berhak menerima bantuan dan siapa yang sudah tidak layak lagi," tegasnya.

Selain itu, Ridwan Wittiri juga menekankan pentingnya verifikasi dan validasi data agar tidak terjadi tumpang tindih atau manipulasi data. Ia mendorong adanya digitalisasi dan integrasi data antarinstansi, khususnya antara Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Data Dinsos harus sinkron dengan Dukcapil. Yang paling penting, data penerima bantuan harus transparan dan bisa diawasi bersama," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Wittiri yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel turut menyampaikan sejumlah program aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Diantaranya bantuan beasiswa pendidikan, bantuan motor sampah dan tong sampah, lampu penerangan jalan, serta program listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Tidak hanya itu, Ridwan Wittiri juga menyampaikan bahwa di sejumlah daerah lain di luar Kota Makassar, pihaknya telah menyalurkan bantuan pompa air untuk petani. Ke depan, PDI Perjuangan Sulsel berkomitmen untuk mengembangkan bantuan pompa air berbasis tenaga surya guna mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan.

"Insyaallah ke depan kita dorong pompa air tenaga surya, agar petani lebih mandiri dan biaya operasional bisa ditekan," ujarnya.

Kunjungan kerja ini turut didampingi Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulsel, Risfayanti Muin. Hadir pula jajaran pengurus DPD lainnya, diantaranya Andi Ansyari Mangkona, Rudy P. Goni, serta Kepala BP Pemilu DPD PDI Perjuangan Sulsel, Raisuljaiz.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, dengan kehadiran Ketua DPC Andi Suhada Sappaile dan Wakabid Perempuan dan Anak, Hasni. Kehadiran para pengurus partai ini menunjukkan komitmen PDI Perjuangan dalam mengawal langsung aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan dialog terbuka dan komitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat Kecamatan Ujung Pandang. (*)