MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar rapat koordinasi bersama mitra penggilingan sebagai langkah persiapan pengadaan dan operasional tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar, Jumat, 23 Januari 2026 lalu.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog, Andi Afdal. Turut hadir Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar, Fahrurozi, beserta jajaran, serta seluruh Pemimpin Cabang Bulog se-Sulselbar.
Sebanyak sekitar 40 mitra penggilingan Bulog menghadiri kegiatan tersebut. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara mitra penggilingan dan Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Andi Afdal menegaskan pentingnya komitmen jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Ia juga menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terjaga sesuai ketetapan, yakni Rp6.500 per kilogram.
"Kita pastikan bahwa komitmen ini bukan komitmen satu tahun. Tahun ini kita swasembada pangan, tapi yang digaungkan adalah swasembada berkelanjutan. Artinya bukan hanya satu kali setelah itu tidak lagi, akan tetapi terus swasembada tiap tahunnya," ujar Andi Afdal.
Para mitra penggilingan dan jajaran Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar menyambut pengadaan tahun ini dengan penuh semangat dan optimisme. Diketahui, secara nasional Perum Bulog ditargetkan melakukan pengadaan sebesar 4 juta ton setara beras dan 1 juta ton jagung.
Sementara itu, Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar mendapat target pengadaan sebesar 700 ribu ton setara beras dan 150 ribu ton jagung pada tahun 2026.
Dengan sinergi yang kuat antara Bulog, mitra penggilingan, dan seluruh pemangku kepentingan, Perum Bulog optimistis target pengadaan tahun 2026 dapat tercapai sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Disalurkan Mulai Februari 2026, Pemerintah Alokasikan 1,5 Juta Ton Beras SPHP
-
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, 812 Kelompok Tani Sulsel Terima Bantuan Alsintan
-
Bupati Pinrang Lepas Bantuan Pangan untuk Alokasi Oktober - November 2025
-
Pemkab Sidrap Laksanakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV, Tegaskan Dukungan Swasembada Pangan
-
Pemkab Pinrang Tegaskan Komitmen Lindungi Petani dengan Stabilitas Harga Gabah Pasca Panen