Redaksi : Sabtu, 24 Januari 2026 13:11

LUWU, BUKAMATANEWS — Arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, sempat lumpuh total pada Sabtu pagi (24/1/2026). Gangguan lalu lintas tersebut terjadi di tengah aksi blokade jalan yang dilakukan sejumlah warga sebagai bentuk tuntutan pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Di tengah aksi tersebut, terjadi cekcok antara  pengendara dan massa aksi. Salah satu kendaraan dilaporkan hendak membawa pasien cuci darah menuju Palopo diberi   izin untuk melintas. Namun permintaan pengendara lain mendapat penolakan dari massa aksi.  

Pengendara yang mengaku  ingin menjenguk orang tuanya yang sedang sakit di wilayah Wotu tampak kesal dan mengamuk di lokasi aksi. Tingkah pengendara tersebut akhirnya viral di media sosial. 

Perdebatan berlangsung di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Trans Sulawesi terhenti dari dua arah. Sejumlah kendaraan mengular cukup panjang, mengingat ruas tersebut merupakan jalur vital penghubung antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Aksi blokade jalan ini diketahui merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang menuntut percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Namun, di lapangan, situasi sempat memanas akibat belum adanya kesepakatan terkait kendaraan yang diperbolehkan melintas, terutama bagi pengguna jalan dengan kepentingan mendesak.

Rekaman video insiden tersebut beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyoroti pentingnya kemanusiaan dalam situasi darurat, sementara lainnya menilai aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan kepentingan umum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat keamanan terkait pengaturan lalu lintas maupun mekanisme pengamanan selama aksi berlangsung. Situasi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif setelah arus kendaraan mulai kembali bergerak.

TAG

BERITA TERKAIT