BUKAMATANEWS - Peristiwa pengunduran diri Rusdi Masse Mappasessu dari Partai NasDem dan keanggotaannya di DPR RI menjadi isu politik yang mengundang perhatian. Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, membenarkan bahwa pengunduran diri politikus asal Sulawesi Selatan itu telah diajukan sejak awal Januari 2026.
Sahroni menjelaskan bahwa mundurnya Rusdi Masse secara otomatis juga mengakhiri posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum. "Semua keputusan ada di tangan DPP NasDem," tegas Sahroni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi NasDem di DPR.
Sinyal pengunduran ini semakin kuat dengan konfirmasi dari Syaharuddin Alrif, Sekretaris DPW NasDem Sulawesi Selatan. Menurutnya, surat pengunduran diri Rusdi Masse sudah sampai di meja Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
"Saya sendiri telah dipanggil ke Jakarta untuk membahas surat tersebut," ujar Syahar, saat dikonfirmasi.dilansir Detik.com
Hingga saat ini, baik Rusdi Masse yang juga menjabat Bupati Sidrap maupun Surya Paloh belum memberikan pernyataan terbuka mengenai alasan di balik keputusan ini. Namun, langkah mundur politisi senior ini telah memicu spekulasi mengenai dinamika internal partai dan implikasinya terhadap peta politik nasional.
TAG
BERITA TERKAIT
-
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
-
Datangnya Rusdi Masse, PSI Kian Percaya Diri di Sulawesi
-
RMS Gabung PSI, Ketua DPD Selayar: Semangat Kami Berlipat Ganda
-
Indira: Gaya Politik Gandi Tak Lepas dari Didikan Rusdi Masse dan Fatmawati Rusdi
-
Bertahun-tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga di Sidrap Dibantu Rusdi Masse dengan Rumah Baru