LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam meningkatkan kualitas iman dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum keagamaan tersebut dihadiri Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang berlangsung di Masjid Ruhama Kecamatan Wotu, Selasa, 20 Januari 2026.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan Isra Mi’raj bukan sekedar peristiwa sejarah, namun mengandung makna yang sangat mendalam, khususnya terkait kewajiban melaksanakan ibadah salat lima waktu sebagai fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
"Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, saya berharap kita semua senantiasa melaksanakan ibadah salat secara rutin lima waktu setiap hari sebagai bentuk ketaatan dan kedisiplinan dalam beribadah," harap Bupati Irwan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa bagi kaum laki-laki, salat berjamaah di masjid sangat dianjurkan, sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap masjid.
"Dengan membiasakan salat berjamaah di masjid, insyaallah akan tumbuh rasa cinta di hati kita terhadap masjid, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan kepada seluruh pengurus masjid di Kabupaten Luwu Timur agar terus berinovasi dan berkreasi dalam menghidupkan masjid.
"Kami berharap para pengurus masjid dapat menghadirkan berbagai inovasi dan kreativitas agar masjid-masjid kita semakin hidup dan ramai dengan aktivitas positif," tandas Bupati Irwan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Sosialisasi PSN di Desa Harapan, Terungkap Oknum yang Minta Rp1,3 Triliun ke Pemda Luwu Timur Pernah Terpidana Kasus Pengrusakan Tanaman
-
Satu-satunya Kabupaten di Sulsel dengan Cakupan Paripurna, Pemkab Luwu Timur Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Utama
-
Demonstran Blokade Jalan Trans Sulawesi, Bupati Luwu Timur Siapkan Jalur Alternatif untuk Distribusi BBM dan Elpiji
-
Besok, Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi PSN Kawasan Industri IHIP
-
Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penyebaran Konten Pornografi Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi