MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Berawal dari usaha dimsum rumahan, Bungasari, pemilik brand Dimsum Enduy, berhasil mencatatkan lonjakan omzet hingga tiga kali lipat setelah bergabung dalam program Inkubator UMKM. Usaha yang dirintis oleh pelaku Generasi Z ini kini berkembang pesat berkat pendampingan bisnis yang terarah dan berkelanjutan.
Sebelum mengikuti program inkubasi, Bunga—sapaan akrab Bungasari—mengakui usahanya menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari strategi bisnis yang belum terstruktur, pencatatan keuangan yang masih sederhana, hingga pemasaran digital yang belum optimal.
Kesempatan untuk berkembang terbuka setelah ia mengetahui keberadaan Inkubator UMKM melalui media sosial Instagram. Ketertarikannya pada wadah pengembangan usaha mendorongnya mendaftar sebagai pelaku UMKM binaan.
“Pertama kali tahu Inkubator UMKM itu dari Instagram. Saya cari-cari perkumpulan bisnis, ternyata inkubator mewadahi pelaku usaha,” ujar Bunga.
Sejak bergabung, Bunga mendapatkan pendampingan menyeluruh, mulai dari pembenahan model bisnis, manajemen dan pencatatan keuangan, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Pendampingan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap performa usaha Dimsum Enduy.
Hasilnya, tidak hanya omzet yang melonjak hingga dua sampai tiga kali lipat, tetapi operasional bisnis juga menjadi lebih rapi dan terstandar. Selain itu, target pasar kini lebih jelas dan strategi penjualan semakin terarah.
“Untuk peningkatan omzet sebelum dan sesudah gabung di Inkubator itu lumayan sekali, bisa dua kali hingga tiga kali lipat peningkatannya,” ungkapnya saat diwawancarai di lokasi usaha.
Program Inkubator UMKM sendiri merupakan inisiatif Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar. Program ini diharapkan menjadi ekosistem penting bagi pelaku usaha muda, khususnya Generasi Z yang kaya akan ide dan inovasi, namun membutuhkan arahan serta dukungan sistematis agar mampu naik kelas dan berdaya saing.
Kisah sukses Dimsum Enduy menjadi bukti bahwa pendampingan yang tepat dapat mendorong UMKM lokal berkembang lebih cepat dan berkelanjutan.