ACEH TAMIANG, BUKAMATANEWS - Wahdah Islamiyah melalui Posko 3 Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, melaksanakan penentuan arah kiblat sementara di lokasi terdampak banjir, Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat melaksanakan ibadah salat dengan benar meskipun berada dalam kondisi darurat.
Penentuan arah kiblat dilaksanakan pada pukul 11.00–14.00 WIB oleh enam orang relawan. Proses ini difokuskan pada masjid sementara dan titik-titik ibadah di sekitar Posko 3 Ie Bintah agar warga memiliki acuan arah kiblat yang jelas dan dapat digunakan secara bersama.
Koordinator Lapangan Posko 3 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
"Di tengah kondisi pascabanjir, kami ingin memastikan ibadah masyarakat tetap terjaga. Penentuan arah kiblat ini penting agar salat tetap dilaksanakan dengan keyakinan dan sesuai tuntunan," ujarnya, Kamis, 15 Januari 2026.
Melalui kegiatan ini, Wahdah Islamiyah menegaskan bahwa respon bencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan spiritual masyarakat terdampak. Dengan ditetapkannya arah kiblat sementara, posko dan area sekitar diharapkan dapat menjadi pusat ibadah yang tertib dan menenangkan bagi warga Desa Ie Bintah. (*)
BERITA TERKAIT
-
Spirit Perjuangan Palestina Jadi Inspirasi ASN Pemkot Makassar Layani Masyarakat
-
Ekspedisi Truk Kemanusiaan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan Banjir Sumatera Utara
-
Pemprov Sulsel Suplai Logistik untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Diserahkan Melalui Posko Wahdah Islamiyah
-
Pemkot Makassar dan Wahdah Islamiyah Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Anak
-
Puspawati Husler Apresiasi Peran Wahdah Islamiyah dalam Pemberdayaan Umat