Beredar Pesan WhatsApp Ajakan Demo, Warga Padangpobbo: Itu Provokasi, Bukan Aspirasi Warga Lokal
Warga menyebut ajakan itu bukan berasal dari masyarakat Padangpobbo. Bahkan, ajakan tersebut secara terang-terangan mengundang keterlibatan massa dari luar Kabupaten Barru. Situasi ini dinilai berbahaya karena berpotensi memanaskan keadaan dan menciptakan kegaduhan sosial.
BARRU, BUKAMATANEWS - Pesan ajakan demo yang beredar di sejumlah grup WhatsApp terkait isu pemakaman dan mata air di wilayah Padangpobbo, Kabupaten Barru, menuai penolakan dari warga setempat. Ajakan tersebut dinilai tidak mencerminkan aspirasi warga Padangpobbo dan terindikasi kuat sebagai upaya provokasi.
Warga menyebut ajakan itu bukan berasal dari masyarakat Padangpobbo. Bahkan, ajakan tersebut secara terang-terangan mengundang keterlibatan massa dari luar Kabupaten Barru. Situasi ini dinilai berbahaya karena berpotensi memanaskan keadaan dan menciptakan kegaduhan sosial.
"Yang ajak bukan warga Padangpobbo. Dan yang lebih parah, ajakannya melibatkan orang luar Kabupaten Barru. Ini jelas provokatif," ujar salah seorang warga.
Warga menganggap pola penyebaran ajakan tersebut sebagai pesan berantai yang memanfaatkan isu sensitif untuk menggiring opini, memancing emosi, serta memperkeruh kondisi masyarakat. Menurut warga, isu-isu yang dilempar melalui ajakan demo itu tidak disertai fakta yang jelas dan berpotensi memicu konflik sosial.
"Kalau memang ada masalah, mestinya ditempuh jalur baik-baik. Bukan mengundang orang luar untuk datang dan memperbesar persoalan. Itu bukan cara orang kampung menyelesaikan masalah," tambah warga lainnya.
Warga juga mengimbau masyarakat bersikap lebih kritis terhadap pesan yang beredar dan tidak ikut menyebarkan ajakan yang dinilai provokatif. Mereka meminta agar persoalan di wilayah Padangpobbo diselesaikan melalui komunikasi langsung dan musyawarah, bukan dengan memperkeruh situasi. (*)
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
