Awal 2026, Harga Mobil Hybrid Masih Stabil di Indonesia
Memasuki Januari 2026, mayoritas model yang baru meluncur tahun lalu terpantau masih mempertahankan banderol harga. Toyota Veloz Hybrid, misalnya, masih ditawarkan di kisaran Rp299 juta hingga Rp390 juta, dengan masa pemesanan yang diperpanjang hingga akhir bulan ini.
JAKARTA, BUKAMATANEWS - Pasar mobil hybrid di Indonesia memasuki awal 2026 dengan kondisi relatif stabil. Pantauan per Januari 2026 menunjukkan harga mobil hybrid belum mengalami kenaikan signifikan dibandingkan Desember tahun lalu, meski beberapa model tertentu mulai mengalami penyesuaian harga.
Sepanjang 2025, segmen mobil hybrid nasional terus berkembang seiring hadirnya berbagai model baru dari sejumlah pabrikan. Sejumlah nama seperti Toyota, Wuling, hingga merek-merek pendatang baru turut meramaikan pasar kendaraan elektrifikasi, mulai dari hybrid konvensional hingga plug-in hybrid (PHEV).
Memasuki Januari 2026, mayoritas model yang baru meluncur tahun lalu terpantau masih mempertahankan banderol harga. Toyota Veloz Hybrid, misalnya, masih ditawarkan di kisaran Rp299 juta hingga Rp390 juta, dengan masa pemesanan yang diperpanjang hingga akhir bulan ini.
Namun, tidak semua model sepenuhnya stagnan. Wuling Cortez Darion PHEV tercatat mengalami kenaikan harga. Model yang meluncur pada akhir 2025 tersebut kini dipasarkan dengan harga Rp449 juta on the road (OTR) Jakarta, naik Rp10 juta dari harga peluncuran sebelumnya Rp439 juta.
Kondisi ini mencerminkan strategi pabrikan yang cenderung menahan harga di tengah minat pasar yang terus tumbuh, sembari menyesuaikan banderol pada model tertentu sesuai dengan biaya produksi, spesifikasi, dan segmentasi pasar.
Berikut daftar harga terbaru mobil hybrid di Indonesia per Januari 2026, dirangkum berdasarkan merek dan tipe:
Toyota
(Veloz HEV, Innova Zenix HEV, Corolla Cross HEV, Corolla Altis HEV, Alphard HEV, Vellfire HEV, Camry HEV, Yaris Cross HEV)
Harga mulai Rp299 juta hingga Rp1,87 miliar
Lexus
(LBX, UX, RX, NX, LX, LM, ES, LS)
Harga mulai Rp910 juta hingga Rp3,9 miliar
Honda
(Step Wgn e:HEV, HR-V e:HEV, Civic RS e:HEV, Accord RS e:HEV, CR-V RS e:HEV)
Harga mulai Rp449 juta hingga Rp970,9 juta
Suzuki
(Fronx Hybrid, XL7 Hybrid, Ertiga Hybrid, Grand Vitara Hybrid)
Harga mulai Rp274,9 juta hingga Rp402,35 juta
Nissan
(X-Trail e-Power, Kicks e-Power, Serena e-Power)
Harga mulai Rp522,6 juta hingga Rp795 juta
Daihatsu
(Rocky e-Smart Hybrid)
Harga Rp299,8 juta
Chery
(Tiggo 8 CSH, Tiggo 9 CSH, Tiggo Cross CSH Hybrid)
Harga mulai Rp299,9 juta hingga Rp719,8 juta
Wuling
(Cortez Darion PHEV, Almaz Hybrid)
Harga mulai Rp445 juta hingga Rp499 juta
Merek Lain
Geely Starray EM-i: Rp499 juta
Jaecoo J7 & J8 SHS: Rp499,9 juta – Rp818 juta
GWM (Haval, Tank): Rp359 juta – Rp1,208 miliar
MG VS Super Hybrid: Rp392,9 juta
Hyundai Santa Fe & Tucson Hybrid: Rp766,6 juta – Rp900,5 juta
KIA Carnival Hybrid: Rp1,398 miliar
BMW XM 50e & Label Red: hingga Rp7,047 miliar
Land Rover Range Rover Hybrid Series: hingga Rp10,66 miliar
Stabilnya harga di awal 2026 memberi sinyal positif bagi konsumen yang tengah mempertimbangkan kendaraan ramah lingkungan. Dengan pilihan model yang semakin beragam di berbagai segmen harga, mobil hybrid diperkirakan tetap menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan pasar otomotif nasional tahun ini.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
