MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Puncak Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 akan dipusatkan di Kabupaten Bone. Rencananya, Menteri Agama, Gubernur Sulsel, Bupati dan Wali Kota, serta tokoh lintas agama akan hadir memeriahkan acara ini.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Sulawesi Selatan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan puncak peringatan HAB ke-80 tersebut.
"Kami mengajak seluruh ASN Kemenag Sulsel untuk hadir dan menyukseskan kegiatan ini. Kota Bone akan kita putihkan melalui Gerak Jalan Kerukunan sebagai simbol persatuan dan harmoni," ujar Ali Yafid.
Gerak Jalan Kerukunan dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026 pagi, dengan titik start dan finish di Lapangan Merdeka Bone. Selain gerak jalan, rangkaian puncak HAB ke-80 juga akan diisi dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Sulsel dan Temu Tokoh Lintas Agama, serta peluncuran program Eco Pesantren oleh Menteri Agama RI. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung, Kabupaten Bone.
Ali Yafid juga menekankan pentingnya kesiapan panitia Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Adapun cabang olahraga dan seni yang akan dipertandingkan dan dilombakan meliputi tenis lapangan, mini soccer, bola voli, serta cabang seni tepuk zakinah dan lomba karaoke pejabat.
Terkait akomodasi, panitia memperkirakan jumlah peserta mencapai 40 ribu hingga 50 ribu orang. Pihak tuan rumah menyatakan kesiapan dengan menyiapkan rumah-rumah warga sebagai pemondokan peserta.
Puncak peringatan HAB ke-80 ini juga akan dirangkaikan dengan penggalangan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
"HAB harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara," tegas Ali Yafid.
Dengan persiapan yang semakin matang, puncak HAB ke-80 Kemenag Sulsel diharapkan menjadi momentum penguatan kerukunan umat beragama, solidaritas sosial, serta kebersamaan ASN Kementerian Agama. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Kakanwil Kemenag Sulsel Pantau Kesiapan Posko Ramah Pemudik di Jalur Selatan
-
Menag Ajak Umat Islam Lampaui Standar Minimal Zakat, Perkuat Infak dan Sedekah
-
Hilal di Makassar Masih Dibawah Ufuk, Sidang Isbat Mekanisme Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan
-
An Nadzir dan Muhammadiyah Sudah Tetapkan, Kemenag Sulsel Pantau Hilal 1 Ramadan 1447 H di Unismuh Makassar Besok