Dewi Yuliani : Rabu, 31 Desember 2025 10:20
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

JAKARTA, BUKAMATANEWS - Pemerintah menyalurkan Rp32.934.000.000 kepada 16.467 guru terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada guru korban banjir lahar Semeru di Lumajang, Jawa Timur. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan, rincian bantuan di Aceh sebesar Rp15.722.000.000 untuk 7.861 guru. Sementara di Sumatra Utara disalurkan Rp11.566.000.000 untuk 5.783 guru.

Adapun di Sumatra Barat, bantuan yang diberikan mencapai Rp5.590.000.000 untuk 2.795 guru. Khusus Jawa Timur di wilayah Lumajang, bantuan sebesar Rp56.000.000 untuk 28 guru.

Mu'ti menyebut, bantuan tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru. Mekanisme ini dilakukan agar penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran.

"Ini transfer langsung ke rekening masing-masing guru," ujarnya di Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Pemerintah saat ini tengah memproses penyaluran dana tersebut. "Sekarang masih proses karena memang ada beberapa yang membutuhkan waktu cukup lama karena jumlahnya cukup besar. Tapi ini sudah mulai proses kita transfer untuk guru-guru itu," ucap Mu'ti.

Presiden Prabowo Subianto pernah menegaskan, pemerintah memprioritaskan perbaikan gedung sekolah serta berbagai sarana dan prasarana desa. Khususnya untuk wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?" kata Prabowo saat menemui warga terdampak banjir di Kutacane, Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Senin, 1 Desember 2025 lalu.

Kutacane, Kecamatan Babussalam, merupakan salah satu daerah yang terdampak paling parah di Kabupaten Aceh Tenggara. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, sedikitnya 10 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Presiden juga menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Insya Allah kita bersyukur cuaca membaik, keadaan mulai berlalu, kita berdoa," ucap Presiden. (*)