SEMARANG, BUKAMATANEWS — Kecelakaan maut melibatkan sebuah bus penumpang antarprovinsi terjadi di ruas Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12) dini hari. Insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai belasan penumpang lainnya.
Bus yang mengangkut 34 penumpang tersebut dilaporkan kehilangan kendali saat melintas di jalur keluar tol yang menikung. Kendaraan kemudian menabrak pembatas beton sebelum terguling dan terhempas ke sisi jalan.
Kepala Badan SAR setempat, Budiono, mengatakan bus tersebut tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta. Kecelakaan terjadi sesaat setelah tengah malam ketika bus memasuki jalur keluar Tol Krapyak.
“Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang terlempar dan sebagian lainnya terjepit di badan bus,” ujar Budiono.
Tim kepolisian dan petugas penyelamat tiba di lokasi sekitar 40 menit setelah kejadian. Enam korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara sepuluh korban lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit maupun saat menjalani perawatan medis.
Sebanyak 18 korban luka saat ini dirawat di dua rumah sakit terdekat. Dari jumlah tersebut, lima orang berada dalam kondisi kritis dan 13 lainnya mengalami luka serius.
Rekaman televisi dan video warga memperlihatkan bus berwarna kuning terguling di tengah jalan tol, dikelilingi petugas SAR, polisi, serta warga yang membantu evakuasi. Sejumlah ambulans tampak silih berganti mengangkut korban ke rumah sakit.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Ribut Hari Wibowo, mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi, bus melaju dengan kecepatan tinggi sebelum sopir kehilangan kendali.
“Sopir yang mengemudikan bus merupakan pengganti. Ia mengalami luka serius namun masih dapat dimintai keterangan,” kata Wibowo di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk melakukan tes terhadap pengemudi guna memastikan tidak adanya pengaruh alkohol maupun obat-obatan terlarang.