Redaksi : Sabtu, 20 Desember 2025 15:36

BUKAMATANEWS — Kontingen Indonesia dipastikan finis sebagai runner-up pada ajang SEA Games 2025. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan posisi kedua klasemen akhir sudah menjadi milik Indonesia dengan perolehan 91 medali emas, berada tepat di bawah Thailand selaku tuan rumah.

Erick menyebut capaian tersebut sebagai catatan sejarah baru bagi olahraga Indonesia. Pasalnya, terakhir kali Indonesia menempati posisi runner-up SEA Games terjadi pada 1995. Pada edisi-edisi berikutnya, khususnya saat Indonesia tidak menjadi tuan rumah, kontingen Merah Putih umumnya berada di peringkat tiga atau empat. “Ini pencapaian luar biasa dan menjadi sejarah baru bagi olahraga Indonesia,” kata Erick, Sabtu (20/12).

Berdasarkan data terbaru, Indonesia mengoleksi total 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Raihan tersebut melampaui target pemerintah yang sebelumnya mematok 80 emas dan finis di peringkat tiga. Erick menilai keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Presiden Prabowo Subianto yang menambah anggaran untuk SEA Games 2025, sehingga Indonesia dapat mengirim atlet-atlet terbaiknya.

Selain dukungan anggaran, kebijakan pemberian bonus Rp 1 miliar bagi atlet peraih medali emas juga dinilai menjadi pemicu semangat juang atlet. Insentif tersebut memberi motivasi tambahan sekaligus jaminan masa depan bagi atlet yang mengharumkan nama bangsa. “Bonus ini menjadi dorongan besar agar atlet tampil maksimal dan percaya bahwa masa depan mereka diperhatikan,” ujar Erick.

Tak hanya menggeser dominasi Vietnam, Indonesia juga mencatatkan jumlah medali emas terbanyak dalam 14 tahun terakhir. Meski hanya menurunkan 1.021 atlet—lebih sedikit dibanding beberapa negara pesaing—Indonesia mampu memaksimalkan peluang, termasuk meraih emas dari nomor-nomor yang sebelumnya tidak diunggulkan.



TAG

BERITA TERKAIT