Redaksi : Jumat, 19 Desember 2025 17:34

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal,  mewakili Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kuliah umum di Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Antang, Makassar, Jumat (19/12/2025). Kuliah umum yang mengangkat tema Transformasi Pendidikan Menuju Kota Smart City dan Keberlanjutan itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam kegiatan tersebut, Dahyal memaparkan arah kebijakan pembangunan serta program unggulan Pemerintah Kota Makassar.

Dahyal menjelaskan, salah satu program strategis yang saat ini menjadi tulang punggung pelayanan publik adalah Super Apps Lontara Plus. Aplikasi ini menjadi pintu layanan terpadu bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk pengaduan warga.

“Lontara Plus ini menjadi pintu layanan masyarakat Kota Makassar. Semua aduan bisa disampaikan melalui aplikasi ini dan akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” kata Dahyal dalam pemaparannya.

Ia menambahkan, sistem Lontara Plus dirancang responsif sehingga aduan masyarakat dapat ditangani dalam waktu kurang dari 24 jam. Mulai dari laporan lampu jalan hingga persoalan layanan publik lainnya dapat dipantau langsung oleh pemerintah kota.

“Seperti lampu jalan atau layanan lainnya, itu bisa langsung direspons oleh SKPD terkait,” jelasnya.

Selain Lontara Plus, Dahyal juga memaparkan keberadaan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan kreativitas generasi muda. MCH diharapkan menjadi pusat peningkatan kapasitas, pengembangan minat dan bakat, serta penggerak ekosistem ekonomi kreatif di Kota Makassar.

“Di MCH, anak muda bisa berkolaborasi di bidang ekonomi kreatif, meng-upgrade skill, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dahyal turut memaparkan tujuh program unggulan yang menjadi visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. Program tersebut meliputi gratis seragam sekolah, gratis iuran sampah, penyediaan instalasi air bersih, pembangunan stadion baru, Jaminan Sosial MULIA, penguatan Super Apps Lontara Plus, serta pembangunan Creative Hub di setiap kecamatan.

Melalui kuliah umum ini, Pemerintah Kota Makassar berharap mahasiswa dapat memahami arah pembangunan kota sekaligus terlibat aktif sebagai agen perubahan dalam mewujudkan Makassar sebagai kota cerdas dan berkelanjutan.

 

 

TAG

BERITA TERKAIT