PINRANG, BUKAMATANEWS — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), La Tinro Latunrung, mengunjungi lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Lanrisang dan Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Selasa (16/12/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah La Tinro menerima laporan terjadinya bencana alam yang mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Kedatangan rombongan dari Jakarta ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian wakil rakyat untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Selain meninjau kondisi di lapangan, kehadiran anggota DPR diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak serta memastikan penanganan pascabencana berjalan dengan baik.
Berdasarkan pantauan di lokasi, La Tinro Latunrung menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada 53 kepala keluarga yang terdampak angin puting beliung di wilayah Kecamatan Lanrisang. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai wujud kepedulian terhadap para korban bencana.
“Kehadiran kami di sini setidaknya dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah,” ujar La Tinro di sela-sela peninjauan.
Usai melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pinrang, rombongan anggota DPR RI tersebut langsung bertolak untuk mempersiapkan kunjungan kerja selanjutnya ke Sumatra Utara yang juga dilaporkan mengalami bencana.
Sebelumnya, Camat Lanrisang, Bachrun Syah, menjelaskan bahwa peristiwa angin puting beliung terjadi di Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 13.30 Wita. Berdasarkan data sementara, sebanyak 30 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.
“Kami masih melakukan proses pendataan. Untuk sementara, jumlah rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan sekitar 30 unit,” kata Bachrun.
Ia menambahkan, kerusakan rata-rata terjadi pada bagian atap rumah. Namun, beberapa rumah mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat tiang penyangga patah.
“Sebagian besar rusak di bagian atap, tetapi ada juga yang roboh karena tiang rumah patah di beberapa bagian,” terangnya.
Sementara itu, menurut keterangan warga setempat, angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan berlangsung singkat. Angin bergerak dari arah pantai menuju permukiman warga, namun menimbulkan kerusakan yang cukup parah.
“Anginnya datang dari arah pantai ke permukiman. Kejadiannya singkat, tapi dampaknya cukup besar,” ujar salah seorang warga.