LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang digelar Polres Luwu Timur, pada 20 Desember 2025 - 2 Januari 2026.
Operasi ini melibatkan sebanyak 74 personel Polri serta 100 personel gabungan instansi terkait dan difokuskan pada pengamanan orang maupun tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika menegaskan bahwa Pemkab Luwu Timur siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin 2025 demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Semoga seluruh rangkaian pengamanan ini mampu mewujudkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Luwu Timur," kata Aini, saat menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Operasi Lilin 2025, yang dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, di Aula Tribrata Polres Luwu Timur.
Diketahui, Rakor ini dilaksanakan dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 serta malam pergantian Tahun Baru 2026. Rapat dipimpin oleh Kabag Ops Polres Luwu Timur AKP Andi Yusuf dan dihadiri oleh PJU Polres Luwu Timur, Koramil Malili, serta unsur Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan instansi terkait. Selain Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Luwu Timur Aini Endis Anrika, turut hadir Kepala BPBD dr. April, Kepala Dinas Kesehatan dr. Adnan, Kepala Dinas Damkar Guntur Hafid, Kepala Satpol PP Baharuddin, Sekretaris Dinas Perhubungan Amran Akmal, perwakilan Senkom Polri, dan Jasa Raharja.
AKP Andi Yusuf dalam paparannya menyampaikan bahwa Polres Luwu Timur akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
"Sasaran pengamanan meliputi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah dan perayaan Natal 2025, serta masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun 2025–2026. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada gereja, objek wisata, dan fasilitas umum," jelas AKP Andi Yusuf.
Diketahui, jumlah gereja yang akan mendapatkan pengamanan di wilayah Kabupaten Luwu Timur sebanyak 298 gereja. Dalam Operasi Lilin 2025, Polres Luwu Timur akan mendirikan empat pos pengamanan, yakni Pos Pam Pantai Ujung Suso Kecamatan Burau, Pos Pam Tomoni Kecanatan Tomoni, Pos Pelayanan Dermaga Soroako Kecamatan Nuha, serta Pos Terpadu di Pos 700 Satlantas Kecamatan Malili.
"Keempat pos tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan, pengawasan, dan respon cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPBD dr. April menyatakan kesiapan BPBD untuk menempatkan personel di Pos Terpadu serta di sejumlah objek wisata guna mengantisipasi potensi bencana.
Melalui sinergi antara Polres Luwu Timur, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya, Operasi Lilin 2025 dilaksanakan sebagai operasi pemeliharaan kamtibmas dengan mengedepankan kegiatan preventif yang didukung upaya preemtif, penegakan hukum, serta kehumasan. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dekatkan Pelayanan Kesehatan ke Masyarakat, Bupati Luwu Timur Datangkan Dokter Spesialis ke Wilayah Terpencil
-
Sosialisasi PSN di Desa Harapan, Terungkap Oknum yang Minta Rp1,3 Triliun ke Pemda Luwu Timur Pernah Terpidana Kasus Pengrusakan Tanaman
-
Satu-satunya Kabupaten di Sulsel dengan Cakupan Paripurna, Pemkab Luwu Timur Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Utama
-
Demonstran Blokade Jalan Trans Sulawesi, Bupati Luwu Timur Siapkan Jalur Alternatif untuk Distribusi BBM dan Elpiji
-
Besok, Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi PSN Kawasan Industri IHIP