Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Timnas Indonesia U-23 menghadapi laga hidup-mati kontra Myanmar di SEA Games 2025. Dengan momentum positif dan skuad penuh, Garuda Muda berupaya menjaga asa lolos semifinal.
BUKAMATANEWS - Timnas Indonesia U-23 memasuki laga paling menentukan di SEA Games 2025. Duel kontra Myanmar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12), bukan sekadar penutup fase penyisihan Grup C, melainkan ujian terakhir untuk menjaga asa ke semifinal.

Bagi skuad Indra Sjafri, pertandingan ini adalah titik balik. Bukan hanya karena peluang lolos masih terbuka, tetapi karena atmosfer di ruang ganti perlahan berubah: dari tekanan menjadi optimisme.
Kemenangan Vietnam atas Malaysia sehari sebelumnya menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Hasil itu tidak hanya menghidupkan kembali peluang Garuda Muda di klasemen runner up terbaik, tetapi juga menenangkan mental pemain yang sempat tertekan.
Tak heran, sesi latihan terakhir Indonesia pada Kamis (11/12) berlangsung lebih rileks namun tetap fokus. Para pemain berlatih tanpa beban tambahan dari hasil pertandingan lain, dan itu tampak dari raut percaya diri Kadek Arel hingga Ivar Jenner.
“Semua pemain fit,” ujar Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Artinya, Indra Sjafri bisa menurunkan kekuatan penuh dalam laga paling krusial ini.
Secara kualitas, Myanmar bukan lawan yang mustahil ditaklukkan. Kekalahan mereka 0-2 dari Filipina mengungkap celah besar, terutama di transisi bertahan. Lini belakang Myanmar kerap lambat menutup ruang, sebuah peluang yang bisa dimanfaatkan Indonesia.
Bila Garuda Muda mampu menekan sejak awal, Myanmar hampir pasti dipaksa bermain bertahan dan semakin mudah ditembus.
LANJUT KE HALAMAN 2
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51