LAMPUNG, BUKAMATANEWS - Ketua Yayasan Masjid Jami' Al-Hidayah Markaz Dakwah Tabligh Sulsel, H Muhammad Ilham Suang SE, secara resmi melepas kembali kepulangan rombongan besar Jamaah Tabligh Akbar Indonesia Berdoa dari Pelabuhan Panjang Lampung. Hadir mendampingi Kolonel Laut (P) Saifuddin Zukhri.
Ribuan jamaah ini dipulangkan menuju Provinsi Sulawesi Selatan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Surabaya setelah mengikuti hajatan keagamaan berskala internasional selama dua hari.
"Ijtima Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa diperkirakan sampai di Makassar tanggal 5 Desember," ujarnya.
Ilham Suang datang untuk melihat langsung kondisi jamaah di atas Kapal KRI Surabaya dengan didampingi oleh beberapa orang jamaahnya. Diantaranya Ustadz Faiz Bagas, Ustadz Tarmizi Taher, Farawansa Sakir dan Hamka.
Amir Shaab Ilham Suang dalam sambutannya menyampaikan motivasi agar jamaah tetap terus bersatu dalam iman dan amal, serta turut mendoakan keselamatan bagi seluruh jamaah yang akan menempuh perjalanan laut menuju Kota Makassar.
Dalam arahannya, Ilham Suang berharap jamaah dari Sulsel dapat menjadi contoh dalam menjaga ketertiban, solidaritas dan kebersamaan dimanapun berada. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan Pemerintah, TNI, Polri yang memberikan fasilitasi penuh kepada jamaah asal Sulsel.
Antusiasme ini menunjukkan kuatnya dorongan spiritual masyarakat dan pemerintah untuk hadir dalam kegiatan berskala dunia ini. Mereka semua datang rela mengorbankan diri dan hartanya di jalan Allah SWT demi agama.
Jamaah Sulsel yang datang menumpang Kapal Perang TNI AL, yang saat ini sedang menempuh perjalanan laut pulang ke Makassar dengan dukungan fasilitas yang sama dari KASAL. Bahkan memuat lebih banyak penumpang kapal karena ada jamaah yang tasykil (diajak ikut berdakwah) di Sulsel dan akan wabsih (telah menyelesaikan tugas dakwahnya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan) setelah empat bulan bergerak di Lampung, sekaligus ikut bekerja menyiapkan medan Ijtima’ Tabligh Akbar Indonesia Berdoa.
Total penumpang yang pulang sebanyak 1.400 orang. "Yang luar biasa dan cukup mengharukan adalah kesediaan Kapten Kapal KRI Surabaya, Kolonel Laut Saifuddin Zukhri untuk merapat kembali ke dermaga setelah berlayar beberapa saat, semata untuk menjemput 200 orang penumpang susulan. Mereka adalah jamaah selesai wabsih," ujarnya.
"Kita semua berharap kepulangan ini berjalan aman, tertib dan mendapat pengawalan aparat yang ketat mengingat rombongan yang diangkut cukup besar. Banyak keluarga dan masyarakat yang sudah menanti kepulangan jamaah tiba di Pelabuhan Makassar dengan selamat, sehat wal'afiat," imbuhnya. (*)