Tercatat 627 Kasus Kekerasan Anak di Kota Makassar, LKP3A Fatayat NU Tekankan Pentingnya Penanganan yang Tepat
Raker ini menjadi momentum penting untuk merespon meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar.
MAROS, BUKAMATANEWS — Kondisi Kekerasan anak di Kota Makassar saat ini berada pada level mengkhawatirkan, dengan 627 kasus tercatat. Kasus tersebut mencakup perundungan, fenomena LGBT pada remaja, KDRT, kekerasan daring, paparan pornografi, hingga ancaman narkoba.

"Angka ini bukan sekadar data, tetapi jeritan masa depan yang terancam. Pendampingan kepada ibu dan anak menjadi prioritas mutlak," ungkap Ketua PC Fatayat NU Makassar, Nurul Husna Al Fayanah, pada Rapat Kerja Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) Fatayat NU Kota Makassar di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Minggu, 30 November 2025.
Raker ini menjadi momentum penting untuk merespon meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar. Nurul Husna menekankan pentingnya perspektif korban, pemahaman atas 17 bentuk kekerasan seksual dalam UU, dan menjaga kerahasiaan data sebagai prinsip utama pendampingan.
"Perlu identifikasi kasus yang tepat serta pembatasan peran organisasi agar tetap sejalan dengan kewenangan aparat penegak hukum," tegasnya.
Sementara, Ketua LKP3A Fatayat Nu Makassar, Mira Mahira menjelaskan, Raker menyepakati penguatan tiga bidang strategis melalui sinergi lintas institusi, terutama dengan DP3A dalam layanan psikologis dan Dinas Pendidikan untuk program pencegahan kekerasan di sekolah. LKP3A juga menegaskan ciri khas pendekatannya melalui metode Tribina, yaitu konseling dan trauma healing berbasis nilai-nilai agama.
Forum menutup Raker dengan komitmen memperkuat SOP, mekanisme tindak lanjut kasus, serta kesiapan paralegal yang telah terlatih.
"Dengan arah kerja yang lebih terukur, LKP3A Fatayat NU Makassar meneguhkan diri sebagai ruang aman bagi perempuan dan anak, menghadirkan pendampingan yang profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam," jelasnya. (*)
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:03
18 Mei 2026 12:09
