Redaksi : Jumat, 28 November 2025 21:14

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar mengambil langkah strategis untuk meningkatkan ketertiban dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar. Melalui pendekatan humanis bertajuk “Melayani dengan Sepenuh Hati”, kedua institusi resmi menata ulang Unit Usaha Jasa Tenaga Kerja (TK) Bagasi.

Penataan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan bagasi berjalan lebih tertib, nyaman, dan sesuai standar kepelabuhanan modern.

Kepala KSOP Utama Makassar, Jon Kenedi, menegaskan bahwa penataan Unit Jasa TK Bagasi adalah langkah penting demi terciptanya lingkungan pelabuhan yang lebih profesional.

“Pelabuhan adalah kawasan strategis dan objek vital milik negara. Penataan kembali Unit Jasa TK Bagasi ini menjadi upaya kami untuk menghadirkan pelayanan yang tertib dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara KSOP dan Pelindo menjadi kunci menciptakan tata kelola yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pelindo yang responsif. Pendekatan humanis ini memastikan transformasi berjalan baik tanpa mengganggu mata pencaharian tenaga kerja,” tegasnya.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menuturkan bahwa penataan ulang bukan sekadar soal ketertiban, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalitas petugas bagasi.

“Setiap kebijakan kami jalankan dengan spirit ‘Melayani dengan Sepenuh Hati’. Tenaga kerja perlu memiliki identitas, SOP yang jelas, dan sistem kerja yang tertata agar layanan lebih cepat dan nyaman,” jelasnya.

Menurut Azis, seluruh tenaga kerja akan mendapat pembinaan agar proses layanan bagasi benar-benar memberikan pengalaman baru bagi pengguna jasa.

Senada dengan itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa penataan meliputi pendataan ulang tenaga kerja, pembagian area operasional, keseragaman atribut kerja, hingga penyusunan SOP baru.

“Kami ingin menghadirkan sistem layanan modern dan akuntabel. Pengawasan bersama KSOP juga akan memastikan seluruh alur berjalan profesional,” kata Yusida.

Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam proses penataan.

“Tenaga kerja dilibatkan secara langsung, diberikan edukasi, dan diarahkan agar lebih siap menghadapi sistem baru. Dengan petugas yang rapi dan profesional, citra Pelabuhan Makassar sebagai gerbang utama Kawasan Timur Indonesia akan semakin kuat,” tambahnya.

Sinergi Pelindo dan KSOP Utama Makassar ini merupakan bagian dari transformasi layanan kepelabuhanan menuju standar yang lebih tertib, aman, dan berdaya saing. Penataan Unit Jasa TK Bagasi menjadi langkah awal untuk memperkuat pelayanan publik melalui koordinasi intensif dan penerapan standar layanan yang lebih baik.

TAG

BERITA TERKAIT