Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Minggu, 23 November 2025 15:41

Rombongan parade Dekranasda Kabupaten Luwu Timur tampil memukau pada pembukaan Expo Kreatif Andalan 2025 di Trans Studio Mall Makassar, Sabtu malam, 22 November 2025.
Rombongan parade Dekranasda Kabupaten Luwu Timur tampil memukau pada pembukaan Expo Kreatif Andalan 2025 di Trans Studio Mall Makassar, Sabtu malam, 22 November 2025.

Dipimpin Ketua Ani Nurbani, Dekranasda Luwu Timur Tampilkan Tarian Riringgo dan Dero di Expo Kreatif Andalan 2025

Pameran lima hari ini menampilkan ragam karya terbaik Sulsel mulai dari wastra khas daerah, kerajinan tangan berunsur kearifan lokal, kuliner khas, hingga produk modern yang inovatif dan memiliki daya saing di pasar global.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Rombongan parade Dekranasda Kabupaten Luwu Timur tampil memukau pada pembukaan Expo Kreatif Andalan 2025 di Trans Studio Mall Makassar, Sabtu malam, 22 November 2025.

Rombongan ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Luwu Timur, dr Ani Nurbani Irwan, M.Kes (MARS), di bawah binaan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati, Puspawati Husler.

Mengusung tema Simfoni Benang dan Gerak, Dekranasda Luwu Timur menampilkan perpaduan musik tradisional dan dua tarian khas, Riringgo dan Dero. Tarian Riringgo dibawakan Ani Nurbani bersama penari Sanggar Seni Momoiko.

Tarian Riringgo yang biasa ditampilkan Suku Padoe saat panen sebagai ungkapan syukur, langsung menarik perhatian pengunjung dengan ritme yang lincah dan gerakannya yang penuh makna.

Suasana kemudian semakin hangat ketika tarian Dero, tarian tradisional suku Pamona, ditampilkan. Melalui irama khasnya, tarian dero menunjukkan bagaimana budaya Pamona telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Luwu Timur dan berkembang di tanah Batara Guru.

Penampilan Dekranasda Luwu Timur juga semakin menonjol dengan penggunaan wastra bermotif padoe, simbol kebanggaan suku Padoe yang mendiami dataran tinggi Luwu Timur.

Detail geometris dan filosofi motif padoe tampak menyatu harmonis dengan unsur pakaian adat yang dikenakan para penari.

Kolaborasi antara tarian, musik tradisional, dan wastra lokal ini bukan hanya menyajikan visual yang indah, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen Dekranasda Luwu Timur dalam melestarikan budaya serta mempromosikan kekayaan wastra daerah kepada publik yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan menyampaikan bahwa partisipasi pihaknya di acara ini bukan sekadar tampil, tetapi menunjukkan komitmen Luwu Timur untuk melestarikan budaya dan memperkenalkan kekayaan wastra serta tarian tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kami bangga bisa membawa budaya Luwu Timur ke panggung yang lebih besar. Tarian Riringgo dan Dero menggambarkan identitas masyarakat kami dan menjadi kebanggaan yang patut diwariskan kepada generasi muda," jelas Ani Nurbani Irwan.

Expo Kreatif Andalan 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Dekranasda Sulsel resmi dibuka pada 19 November dan akan berlangsung hingga 23 November 2025 di Trans Studio Mall Makassar.

Mengangkat tema Karya Kreatif, Branding Efektif, Go International, kegiatan ini diikuti oleh 24 kabupaten/kota se-Sulsel sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kreatif dan pengembangan produk unggulan daerah.

Pameran lima hari ini menampilkan ragam karya terbaik Sulsel mulai dari wastra khas daerah, kerajinan tangan berunsur kearifan lokal, kuliner khas, hingga produk modern yang inovatif dan memiliki daya saing di pasar global.

Expo juga menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring, memperkuat identitas merek, hingga membuka peluang ekspor. (*)

 

#Pemkab Luwu Timur #Dekranasda Luwu Timur #Ani Nurbani #Expo Kreatif Andalan