PSM Makassar Siap Tantang Persis Solo di Manahan: Trucha Lakukan Rotasi, Abu Kamara Starter
29 November 2025 19:07
Appi ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak akan tinggal diam menghadapi situasi yang sudah berulang kali menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah, hingga lumpuhnya aktivitas warga.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengeluarkan ultimatum tegas terkait upaya pemulihan keamanan dan perdamaian di wilayah utara Kota Makassar, khususnya Kecamatan Tallo yang kerap dilanda konflik antarkelompok.

Dalam pertemuan bersama TNI-Polri dan tokoh masyarakat dan warga setempat, Kamis (20/11/2025) malam.
Pria yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak akan tinggal diam menghadapi situasi yang sudah berulang kali menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah, hingga lumpuhnya aktivitas warga.
Dalam arahannya, ia mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap dampak sosial yang timbul akibat konflik tersebut.
Dua mengajak semua pihak untuk merenungkan kembali apa sebenarnya 'keuntungan' yang didapatkan dari perang antarwarga.
"Saya rasa terima kasih sudah beberapa kali melakukan pertemuan ini. Dan yang ingin saya sampaikan adalah, bisakah kita mengukur berapa banyak kerugian yang kita dapatkan ketika perang ini terjadi," jelas Munafri.
"Perang kelompok tidak menguntungkan siapapun. Sama-sama rugi harta benda. Apa yang didapatkan? Apakah setelah melakukan perang lalu menang, lantas menjadi seseorang yang punya kekuasaan luar biasa? Tidak," lanjut Appi ultimatum ke warga Tallo.
Ia menambahkan, akibat konflik ini, justru masyarakat sendiri yang menanggung risiko hukum. Bahkan mendapatkan tekanan, karena perbuatan yang mengarah ke unsur pidana.
"Kasihan orang-orang yang mau pergi sekolah, kasihan bapak atau Ibu yang harus keluar rumah mencari nafkah untuk keluarga. Semua terhambat gegara perang kelompok yang mengancam keselamatan," ujarnya.
Politisi Golkar ini juga merespon adanya korban jiwa serta rumah warga yang terbakar akibat konflik tersebut.
Ia menggambarkan betapa berat kondisi yang dialami keluarga yang ditinggalkan ataupun kehilangan seluruh harta bendanya.
29 November 2025 19:07
29 November 2025 18:30
29 November 2025 17:11
29 November 2025 09:50
29 November 2025 11:25
29 November 2025 16:15
29 November 2025 12:27
29 November 2025 13:56